<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi - Universitas Hasanuddin &#187; KPPR</title>
	<atom:link href="http://kosmik.web.id/category/part/kppr/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kosmik.web.id</link>
	<description>weblog milik Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi - Universitas Hasanuddin</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Sep 2010 15:33:03 +0000</lastBuildDate>
	
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Rapat Kerja Pengurus KOSMIK UH (PRESS RELEASE)</title>
		<link>http://kosmik.web.id/agenda/press-release/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/agenda/press-release/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 03:20:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Agenda]]></category>
		<category><![CDATA[KPPR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK) UH : Pelantikan &#38; Rapat Kerja Kepengurusan Periode 2009-2010.
For Immediate Release
13 Januari 2010
Makassar, 12 Januari 2010
Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK) Unhas, telah melaksanakan Rapat Kerja (Raker) untuk kepengurusan baru periode 2009-2010 yang  berlangsung selama dua hari, 9-10 Januari 2010, dilaksanakan di Tanjung Bayang Makassar.
Agenda raker tersebut antara lain pemaparan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK) UH : Pelantikan &amp; Rapat Kerja Kepengurusan Periode 2009-2010.<br />
For Immediate Release<br />
13 Januari 2010</p>
<p>Makassar, 12 Januari 2010<br />
Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK) Unhas, telah melaksanakan Rapat Kerja (Raker) untuk kepengurusan baru periode 2009-2010 yang  berlangsung selama dua hari, 9-10 Januari 2010, dilaksanakan di Tanjung Bayang Makassar.</p>
<p>Agenda raker tersebut antara lain pemaparan program kerja yang akan dijalankan selama satu periode (satu tahun) kedepan oleh pengurus KOSMIK terpilih yang telah dilantik pada tanggal 23 Desember 2009 oleh Pembantu Dekan FISIP UH dan Ketua Jurusan llmu Komunikasi FISIP UH. Dalam raker ini para mahasiswa juga menyampaikan ide, saran, dan kritik serta sharing pendapat utnuk menyempurnakan program kerja.</p>
<p>Rapat kerja ini dihadiri warga KOSMIK, baik yang masih berstatus mahasiswa maupun alumni, dosen pun ikut berpartisipasi dan turut mensukseskan rapat kerja ini.</p>
<p>Selain agenda inti raker, pada hari kedua juga diadakan Gathering oleh para mahasiswa, alumni, serta dosen Ilmu Komunikasi FISIP UH untuk memperat benang merah kekeluargaan KOSMIK.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:<br />
Ayudia Syulmerini<br />
Koordinator Kelompok Pengembangan Public Relations KOSMIK UH<br />
Cell Phone : 0811467579<br />
E-Mail : greendeeva@yahoo.com</p>
<p># # #</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/agenda/press-release/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Contoh Press Release</title>
		<link>http://kosmik.web.id/ilmu-komunikasi/contoh-press-release/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/ilmu-komunikasi/contoh-press-release/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 May 2009 13:24:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[KPPR]]></category>
		<category><![CDATA[Public Relation]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[pers mahasiswa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=269</guid>
		<description><![CDATA[Makassar, 9 Januari 2009
PRESS RELEASE
UNTUK SEGERA DITERBITKAN
KOSMIK BERBAGI KEBERSAMAAN
“Bersama Berbagi Kebersamaan“. Inilah tema besar yang akan diusung untuk Nuansa Unik dan Radikal Anak Komunikasi (NURANI) KOSMIK 2009. Prosesi wajib yang diadakan tiap tahun ini akan dilaksanakan di Malakaji, Gowa pada  15-18 Januari 2009., melalui tema ini, Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK) ingin menawarkan hal baru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Makassar, 9 Januari 2009</strong></p>
<p>PRESS RELEASE<br />
UNTUK SEGERA DITERBITKAN</p>
<p><strong>KOSMIK BERBAGI KEBERSAMAAN</strong><br />
“Bersama Berbagi Kebersamaan“. Inilah tema besar yang akan diusung untuk Nuansa Unik dan Radikal Anak Komunikasi (NURANI) KOSMIK 2009. Prosesi wajib yang diadakan tiap tahun ini akan dilaksanakan di Malakaji, Gowa pada  15-18 Januari 2009., melalui tema ini, Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK) ingin menawarkan hal baru yang akan membuatnya berbeda dari NURANI sebelumnya. Kali ini mencoba untuk membuat proses pengkaderan yang lebih memasyarakat yakni dengan mengakrabkan peserta dan panitia dengan masyarakat setempat<br />
Tema kali ini memiliki tiga esensi dasar yang sekaligus menjadi alasan dari pemilihan konsep acara, yakni, pertama adalah untuk mngakrabkan mahasiswa baru dengan lembaga KOSMIK, kedua adalah untuk mengakrabkan mahasiswa baru dengan para senior KOSMIK, dan ketiga adalah untuk mengakrabkan warga KOSMIK dengan warga/masyarakat sekitar lokasi kegiatan khususnya. Selain itu tema ini juga bertujuan untuk mengakrabkan hubungan internal mahasiswa baru dengan menjadikan mereka sebagai panitia.<br />
Pada NURANI kali ini, para peserta dan undangan akan di tempatkan di kemah-kemah yang telah disediakan. dengan alasan agar tidak merepotkan warga sekitar serta untuk membuat peserta bisa mengerti bagaimana hidup mandiri.<br />
Selain pemberian materi dan kegiatan khusus dari tiap biro, akan ada BAKSOS dengan masyarakat disana serta pemberian bantuan real kepada warga setempat seperti pemberian mata cangkul, Al Qur’an, buku-buku bekas dan lainnya.</p>
<p>Contact Person :</p>
<p><strong>Lucky</strong> (08524241100)<br />
<strong>Irwanto</strong> (081355050460)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/ilmu-komunikasi/contoh-press-release/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>First Impression dalam kajian Psikologi Komunikasi</title>
		<link>http://kosmik.web.id/ilmu-komunikasi/first-impression-dalam-kajian-psikologi-komunikasi/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/ilmu-komunikasi/first-impression-dalam-kajian-psikologi-komunikasi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 20:47:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jurnalistik]]></category>
		<category><![CDATA[KPPR]]></category>
		<category><![CDATA[Public Relation]]></category>
		<category><![CDATA[kawanlaba]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[public relations]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=178</guid>
		<description><![CDATA[First impression atau kesan pertama merupakan senjata ampuh yang banyak digunakan oleh seorang publik speaking. Dimana setidaknya ada kesadaran yang harus dibangun dari seseorang yang memiliki pekerjaan sebagai publik speaking bahwa First Impression itu sangatlah penting. Lebih jauh lagi kita akan mengkhususkan kepada seorang Publik Relation.

 Kesan pertama atau first impression yang baik merupakan hal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;">First impression atau kesan pertama merupakan senjata ampuh yang banyak digunakan oleh seorang <em>publik speaking</em>. Dimana setidaknya ada kesadaran yang harus dibangun dari seseorang yang memiliki pekerjaan sebagai publik speaking bahwa First Impression itu sangatlah penting. Lebih jauh lagi kita akan mengkhususkan kepada seorang <em>Publik Relation</em>.</span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-179" title="1125740_88720886" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/1125740_88720886-300x199.jpg" alt="1125740_88720886" width="300" height="199" /></span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"> Kesan pertama atau <em>first impression</em> yang baik merupakan hal yang penting bagi setiap orang. Cara kita berbicara dan memilih pemakaian kata, cara kita bersikap, kepercayaan diri kita serta perilaku kita merupakan sebagian besar faktor yang dapat menciptakan kesan pertama.</p>
<p>Sebelumnya mari kita melihat pemaparan teori Proses Pembentukan Kesan oleh Jalaludin Rakhmat dalam buku Psikologi Komunikasi (Edisi Revisi)</p>
<p><strong>1. Stereotyping</strong><br />
Ketika seseorang menghadapi sosok-sosok dengan beraneka ragam perilaku, maka seseorang tersebut akan mengkategorikan mereka pada konsep-konsep tertentu; cerdas, tampan, bodoh, cantik, berwibawa, dll. Dengan begitu seseorang ini lebih mudah menyederhanakan persepsi yang lahir dari prilaku Orang lain yang menjadi objek penilaiannya.</p>
<p>Menurut Jalaludin Rahmat, dalam psikologi kognitif pengalaman-pengalaman baru akan dimasukkan kedalam laci kategori yang ada dalam memorinya, berdasarkan kesamaan dengan pengalaman indra masa lalu. Sehingga dengan cepat seseorang tersebut dapat meramalkan dan menyimpulkan stimulus yang baru baginya. Contoh kasus;</p>
<p>Ia-lah Adi, lelaki yang dilihat Hani disebuah pelataran salah satu Partai garis depan bangsa ini sore itu, di atas sebuah podium, sedang memberikan sekelumit kata-kata bijaksana kepada puluhan bahkan ratusan simpatisan partai tersebut, termasuk pula Hani di dalamnya. Adi mengenakan Kemeja Dinas Lapangan berwarna putih dipadu celana kain yang tak kalah putih bersinarnya sore itu. Ia Menggebu-gebu, tapi sesekali nadanya menurun rendah saat nilai kemanusiaan bangsa ini dibicarakan ia pun mengkombinasikannya dengan gerak memegang kacamata merk Italianya itu seakan ada air yang jatuh dari kelopak matanya serupa air mata. Sang Adi pun mengakhiri Pidotanya dengan Sebuah puisi Perjuangan. Maka, tak dapat dihindari lagi Riuhlah suasana di pelataran partai tersebut, dari gema tepuk tangan para simpatisan. Termasuk pula Hani diantara mereka.</p>
<p>Maka, kesan pertama terbentuk. Kesimpulan sementara Hani terhadap Adi ialah Adi seorang Politisi, tinggi pemaknaan dan perhitungannyanya terhadap kehidupan khalayak, cerdas, Elegan dan lagi berwibawa. Apabila Hani pernah menonton Film G30s PKI Jaman orde baru. Maka tak disangsikan lagi adi serupa dengan politisi-politisi Jaman itu. DN. Aidit atau Muso, atau pula Soe Hok Gie pada film GIE oleh Miles Production.</p>
<p><em>Stereotyping</em> menjelaskan 2 hal. Pertama, pembentukan “kesan pertama” Hani terhadap Adi. kesan itulah yang akan menentukan pengkategorian dalam otak Hani. Kedua, stimuli yang Hani senangi atau tidak senangi telah mendapat kategori tertentu yang positif ataupun negatif dan ia akan memasukkan kategori tersebut pada memori kategori yang positif atau negatif pula. Tempat semua sifat-sifat yang positif atau negatif. Setelah itu barulah Hani menyimpulkan Adi seorang Politisi, tinggi pemaknaan dan perhitungannyanya terhadap kehidupan khalayak, cerdas, Elegan dan lagi berwibawa.</p>
<p><strong>2. Implisit Personality Theory</strong><br />
Setiap manusia mempunyai konsep sendiri tentang sifat-sifat apa berkaitan dengan sifat-sifat apa?. Pacaran, meliputi konsep-konsep perhatian, mesra, toleransi, memiliki dll. Begitu pula terhadap kisah Adi dan Hani.</p>
<p>Suatu hari Adi membawakan sebuah materi kepada Anggota baru Partainya tentang pandangan dunia. Ada pula Hani ikut serta. Dengan nada rendah tapi terarah Adi terus melangit dengan kata-kata yang belum akrab ditelinga Anggota baru, sehingga beberapa terpesona, Hani pula didalamnya. Setelah itu, ditengah-tengah materinya Adi pamit sebentar untuk Shalat, maka bertambahlah poin Adi dimata Hani. Sifat Shalat lazimnya diikuti oleh sifat-sifat jujur, saleh, bermoral tinggi, dll. Padahal kesimpulan tersebut belum tentu benar.</p>
<p><em>Implisit Personality theory</em> adalah sebuah konsepsi yang tak butuh diungkapkan. Karena dalam prosesnya ia berlangsung secara alamiah, berdasarkan pengalamannya selama ada dalam kehidupan.</p>
<p><strong>3. Atribusi<br />
</strong> Atribusi adalah proses menyimpulakan motif, maksud dan karakteristik orang lain dengan melihat pada perilaku yang tampak. (Baron &amp; Byrne, 1979:56)</p>
<p><strong>Selanjutnya kita akan bertanya “Ada apa dibalik itu semua?”</strong></p>
<p>Adi dan Hani memang jarang berinteraksi secara langsung. Pernah suatu ketika, ditengah keramaian, penulis mencoba mengamati perilaku mereka berdua. Sesekali Adi melirik Hani, dan begitu pula sebaliknya. Hal tersebut terjadi berkali-kali hingga akhirnya mereka bertemu pandang. Apa yang terjadi? Adi menatap Hani tajam, sementara Hani spontan tertunduk, tersenyum simpul, dan tersipu malu dibalik wajahnya yang mulai memerah.</p>
<p>Terbesit pertanyaan dalam hati Hani. Ada apa dengan Kakak Adi yang kubanggakan?</p>
<p>Pemaparan tentang teori “Proses Pembentukan Kesan” Jalalludin Rakhmat diatas setidaknya membuktikan bahwa Kesan pertama itu sangat berpengaruh terhadap pembentukan Kesan dalam diri seseorang untuk orang lain.</p>
<p>Jadi hal ini sudah sangat cukup untuk membuktikan bagaimana pentingnya kesan pertama itu sebagai sebuah senjata dalam melakukan komunikasi dengan orang lain. Gerak tubuh dan kepekaan, Penampilan, Raut wajah, kontak mata, fokus pada masalah dan cara penyampaian yang tepat situasi dan kondisi merupakan beberapa hal yang mesti diperhatikan oleh seorang Public Relations.</span></p>
<p><span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"><a href="http://kawanlaba.wordpress.com/2008/04/26/first-impression-dalam-kajian-psokologi-komunikasi/" target="_blank">http://kawanlaba.wordpress.com</a><br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/ilmu-komunikasi/first-impression-dalam-kajian-psikologi-komunikasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PR sebagai Fungsi Manajemen</title>
		<link>http://kosmik.web.id/ilmu-komunikasi/pr-sebagai-fungsi-manajemen/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/ilmu-komunikasi/pr-sebagai-fungsi-manajemen/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 May 2009 20:35:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[KPPR]]></category>
		<category><![CDATA[Public Relation]]></category>
		<category><![CDATA[kawanlaba]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[public relations]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=175</guid>
		<description><![CDATA[
Adapun definisi yang ada adalah sebagai berikut:
1. Cutlip and Center mendefinisikan Public Relations sebagai fungsi manajemen yaitu mengidentifikasi, memantapkan serta membina hubungan yang saling menguntungkan antara organisasi dengan publiknya baik dalam keadaan sukses maupun gagal.
2. Grunig mengembangkan definisi tersebut menjadi manajemen komunikasi antara organisasi dan publiknya.
3. Lawrence W.Long dan Vincent Hazelton mengembangkan sebuah definisi baru [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-176" title="1065245_79106935" src="http://kosmik.web.id/wp-content/uploads/2009/05/1065245_79106935.jpg" alt="1065245_79106935" width="480" height="480" /></p>
<p>Adapun definisi yang ada adalah sebagai berikut:</p>
<p>1. <strong>Cutlip </strong>and<strong> Center</strong> mendefinisikan Public Relations sebagai fungsi manajemen yaitu mengidentifikasi, memantapkan serta membina hubungan yang saling menguntungkan antara organisasi dengan publiknya baik dalam keadaan sukses maupun gagal.</p>
<p>2. <strong>Grunig</strong> mengembangkan definisi tersebut menjadi manajemen komunikasi antara organisasi dan publiknya.</p>
<p>3. <strong>Lawrence W.Long</strong> dan <strong>Vincent Hazelton</strong> mengembangkan sebuah definisi baru yang lebih modern dan memadai bahwa Public Relations adalah fungsi komunikasi melalui adaptasi organisasi, mengubah atau membina hubungan dengan lingkungan dengan tujuan bersama-sama mencapai tujuan dari organisasi. Pendekatan ini menggambarkan bahwa Public Relations adalah lebih dari sekedar mempersuasi melainkan juga membantu mengembangkan kondisi komunikasi terbuka, saling pengertian/saling memahami dengan didasari ide bahwa organisasi juga mau berubah (dalam proses berperilaku dan bersikap) tidak hanya sebagi sasaran khalayak saja. Dapat dikatakan bahwa perusahaan dimungkinkan mengubah kebijakan sebagai hasil tindak lanjut dari dialog dengan lingkungannya.</p>
<p>Definisi tersebut hanyalah sebagian kecil dari definisi yang ada tentang PR. Mengacu pada definisi-definisi di atas, memaknai terminologi “fungsi manajemen” yang ada pada Public Relations, memiliki arti yang lebih dalam. Arti tersebut memuat jawaban atas pernyataan, untuk apa fungsi manajemen atau manajemen komunikasi yang dilakukan oleh Public Relations. Jawaban ini jelas bahwa Public relations berperan sebagai Pengelola Reputasi Organisasi. bukan hanya melulu memliki aktifitas berhubungan Pemasar/Penjual.</p>
<p><strong>PUBLIC RELATION OFFICER</strong></p>
<p>PRO atau dapat dikatakan Public Relations Officer yang menggeluti bidang public relations pun cukup menarik, karena perlu kegigihan untuk membangun citra yang baik, agar timbul kesan dan saling pengertian antara kedua belah pihak.</p>
<p>Kegiatan melobi dengan menunjukkan kebijaksanaan dan prosedur dari individu atau organisasi, atas dasar kepentingan publik pun tidak mudah. Namun diperlukan kesabaran tentunya. Begitu pula dengan bidang-bidang komunikasi lainnya.</p>
<p>Public Relations, maupun bidang yang lain pada dasarnya mengacu pada ilmu komunikasi, karena masing-masing memerlukan komunikasi yang efektif. Agar informasi yang disampaikan efektif, diperlukan keahlian (skill) dalam berkomunikasi.</p>
<p>Karena itu, kita harus dapat mengolahnya menjadi sesuatu yang dapat dimengerti oleh orang lain. Bila kita sudah memahami tentang makna ilmu komunikasi secara rinci, komunikasi yang efektif pun tercipta. Dari komunikasi itu, seseorang akan merasakan adanya rasa kepuasan akan keberhasilannya.</p>
<p>Dari keberhasilannya, kita dapat mengambil contoh Orator ulung Ir. Soekarno (Mantan Presiden Pertama Republik Indonesia) melalui komunikasinya yang sangat baik, beliau mampu menguasai dan memengaruhi orang banyak dengan pidato-pidato yang sangat khas. Mendengarkan beliau berpidato, terlihat orang-orang sangat antusias dan tertarik serta larut terbawa emosi yang dibawakan secara simpatik kepada audiensnya.</p>
<p>Bermula dengan guyonannya yang dapat menarik simpati orang banyak, tidak tanggung-tanggung golongan terpelajar pun mampu beliau kuasai. Dilanjutkan pesan yang berupa isi dari pidato yang hendak beliau sampaikan, yang akhirnya kepuasanlah yang beliau rasakan tatkala informasi yang hendak beliau sampaikan telah sampai kepada khalayak. Pesan dalam artian memberikan Informasi dan Mempersuasikan seseorang ataupun kelompok.</p>
<p>Karena itu, ilmu komunikasi sangatlah menarik karena melalui keterampilan berkomunikasi dengan baik dan benar, seseorang akan sukses.</p>
<p><a href="http://kawanlaba.wordpress.com/2008/04/25/public-relations/" target="_blank">http://kawanlaba.wordpress.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/ilmu-komunikasi/pr-sebagai-fungsi-manajemen/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngobrol bareng Ryana Mustamin</title>
		<link>http://kosmik.web.id/part/kppr/ngobrol-bareng-ryana-mustamin/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/part/kppr/ngobrol-bareng-ryana-mustamin/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 18:57:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[KPPR]]></category>
		<category><![CDATA[aktifitas]]></category>
		<category><![CDATA[tokoh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Kamis, 13/11/2008 di ruang senat FISIP-UH, Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unhas mengadakan sharing bersama salah satu alumnus terbaik ilmu komunikasi Unhas yaitu Ryana Mustamin. Saat ini ia bekerja sebagai Head of corporate commnication Bumiputera. Perempuan kelahiran Bone, 4 juli 1968 ini Sejak SMA sudah mulai aktif menulis cerpen di berbagai majalah seperti majalah Hai, Gadis, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_75" class="wp-caption alignleft" style="width: 304px"><img class="size-full wp-image-75" title="untitled" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2008/11/untitled.jpg" alt="http://www.ryanamustamin.com" width="294" height="166" /><p class="wp-caption-text">http://www.ryanamustamin.com</p></div>
<p>Kamis, 13/11/2008 di ruang senat FISIP-UH, Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unhas mengadakan sharing bersama salah satu alumnus terbaik ilmu komunikasi Unhas yaitu Ryana Mustamin. Saat ini ia bekerja sebagai Head of corporate commnication Bumiputera. Perempuan kelahiran Bone, 4 juli 1968 ini Sejak SMA sudah mulai aktif menulis cerpen di berbagai majalah seperti majalah Hai, Gadis, Aneka Yess, Anita cemerlang, dan Femina.</p>
<p>Acara berlangsung selama kurang lebih satu jam yang diawali dengan cerita pengalaman beliau selama menjadi mahasiswa komunikasi Unhas yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari mahasiswa ilmu komunikasi yang masih ingin berbagi pengalaman dengan beliau.  Satu hal yang sangat ia sayangkan bahwa nama Komunikasi UNHAS tidak pernah terdengar lagi gaungnya di telinga beliau, jauh bila di bandingkan dengan nama fakultas ilmu komunikasi universitas swasta seperti London School Of Public Relation, Universitas Moestopo, Universitas Pelita Harapan,dsb. Padahal, ia dapat mengatakan bahwa kualitas mahasiswa komunikasi Unhas dapat bersaing dengan mahasiswa komunikasi di universitas-universitas tersebut. Terlebih lagi, bahwa kredibilitas dosen di Jurusan komunikasi ini tidak kalah dengan dosen-dosen di luar. Walaupun, kita sangat kurang mendapatkan materi kuliah mengenai manajerial branding atau pengetahuan mengenai Merk, karena menurut beliau informasi mengenai hal tersebut sangatlah diperlukan oleh mahasiswa ilmu komunikasi. Oleh karena itu, sangatlah perlu di lain waktu Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unhas dapat mengadakan kuliah umum mengenai hal tersebut karena mata kuliah tersebut sangat tidak mungkin didapatkan oleh mahasiswa komunikasi UNHAS di bangku kuliah.</p>
<p>Acara ini, tidak banyak dihadiri oleh mahasiswa komunikasi Unhas. Mungkin dikarenakan kurangnya informasi yang diperoleh mahasiswa komunikasi Unhas lainnya mengenai acara ini. Padahal, acara-acara seperti ini sangat perlu atau penting dalam rangka mempererat tali silaturahim dengan para alumnus komunikasi Unhas.Acara ditutup dengan foto bersama. <em><strong>(Anita) </strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/part/kppr/ngobrol-bareng-ryana-mustamin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
