<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KOSMIK official site</title>
	<atom:link href="http://kosmik.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kosmik.web.id</link>
	<description>Official site Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi - Universitas Hasanuddin</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 Jan 2010 03:20:34 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>PRESS RELEASE</title>
		<link>http://kosmik.web.id/blog/2010/01/14/press-release/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/blog/2010/01/14/press-release/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Jan 2010 03:20:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wrongman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[KPPR]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK) UH : Pelantikan &#38; Rapat Kerja Kepengurusan Periode 2009-2010.
For Immediate Release
13 Januari 2010
Makassar, 12 Januari 2010
Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK) Unhas, telah melaksanakan Rapat Kerja (Raker) untuk kepengurusan baru periode 2009-2010 yang  berlangsung selama dua hari, 9-10 Januari 2010, dilaksanakan di Tanjung Bayang Makassar.
Agenda raker tersebut antara lain pemaparan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK) UH : Pelantikan &amp; Rapat Kerja Kepengurusan Periode 2009-2010.<br />
For Immediate Release<br />
13 Januari 2010</p>
<p>Makassar, 12 Januari 2010<br />
Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (KOSMIK) Unhas, telah melaksanakan Rapat Kerja (Raker) untuk kepengurusan baru periode 2009-2010 yang  berlangsung selama dua hari, 9-10 Januari 2010, dilaksanakan di Tanjung Bayang Makassar.</p>
<p>Agenda raker tersebut antara lain pemaparan program kerja yang akan dijalankan selama satu periode (satu tahun) kedepan oleh pengurus KOSMIK terpilih yang telah dilantik pada tanggal 23 Desember 2009 oleh Pembantu Dekan FISIP UH dan Ketua Jurusan llmu Komunikasi FISIP UH. Dalam raker ini para mahasiswa juga menyampaikan ide, saran, dan kritik serta sharing pendapat utnuk menyempurnakan program kerja.</p>
<p>Rapat kerja ini dihadiri warga KOSMIK, baik yang masih berstatus mahasiswa maupun alumni, dosen pun ikut berpartisipasi dan turut mensukseskan rapat kerja ini.</p>
<p>Selain agenda inti raker, pada hari kedua juga diadakan Gathering oleh para mahasiswa, alumni, serta dosen Ilmu Komunikasi FISIP UH untuk memperat benang merah kekeluargaan KOSMIK.</p>
<p>Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:<br />
Ayudia Syulmerini<br />
Koordinator Kelompok Pengembangan Public Relations KOSMIK UH<br />
Cell Phone : 0811467579<br />
E-Mail : greendeeva@yahoo.com</p>
<p># # #</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/blog/2010/01/14/press-release/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>tak gendong bermilyar milyar</title>
		<link>http://kosmik.web.id/blog/2009/07/23/tak-gendong-bermilyar-milyar/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/blog/2009/07/23/tak-gendong-bermilyar-milyar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 04:28:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sukasukaku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[mbah surip]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[Tak gendong kemana-mana…
Tak gendong kemana-mana…
Enak donk, mantep donk…
Daripada kamu naik pesawat kedinginan…
Mendingan tak gendong to…
Enak to, mantep to…
Ayo… Kemana…


Well… ketika mendapat inspirasi untuk menulis lirik lagu ‘Tak Gendong’, Urip Aryanto yang lebih akrab dipanggil Mbah Surip ini mungkin tak menyangka lagunya bisa digilai jutaan orang. Mbah Surip bahkan tidak pernah bermimpi lagu yang sering ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak gendong kemana-mana…<br />
Tak gendong kemana-mana…<br />
Enak donk, mantep donk…<br />
Daripada kamu naik pesawat kedinginan…<br />
Mendingan tak gendong to…<br />
Enak to, mantep to…<br />
Ayo… Kemana…</p>
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify">
<p style="text-align: justify"><img class="alignleft" title="mbah surip" src="http://i26.tinypic.com/9a5npv.jpg" alt="" width="109" height="109" />Well… ketika mendapat inspirasi untuk menulis lirik lagu <a href="http://tinyurl.com/download-TakGendong" target="_blank"><strong>‘Tak Gendong’</strong></a>, <em>Urip Aryanto</em> yang lebih akrab dipanggil <strong>Mbah Surip</strong> ini mungkin tak menyangka lagunya bisa digilai jutaan orang. Mbah Surip bahkan tidak pernah bermimpi lagu yang sering ia nyanyikan secara serampangan itu bisa memberinya rezeki hingga milyaran rupiah.</p>
<p style="text-align: justify">Itulah kisah lagu milik Mbah Surip yang lahir di Mojokerto, 6 Mei 1949 ini. Karena seringnya diputar di radio-radio, Lagu Mbah Surip <a href="http://tinyurl.com/download-TakGendong" target="_blank"><em>Tak Gendong</em></a> merambat naik jadi lagu yang paling aktif diunduh untuk Ring Back Tone (RBT). Konon jumlah pelanggannya mencapai delapan juta orang. Pendapatan dari RBT dibagi dua, 60% untuk Mbah Surip, sisanya buat provider,kata Mbah Surip yang kerap Tampil nyentrik khas model rambut gimbalnya ini santai.</p>
<p style="text-align: justify">Kalau benar ada delapan juta pengguna RBT lagu <a href="http://tinyurl.com/download-TakGendong" target="_blank">Tak Gendong</a>, berarti dengan biaya berlangganan Rp. 7.000 per <a href="http://i26.tinypic.com/9a5npv.jpg" rel="lightbox[364]"></a>bulan akan terkumpul uang 56 Milyar rupiah. Kalau porsi Mbah Surip 60% maka jatah Simbah lebih dari 33 Milyar per bulan. LUAR BIASA, SPEKTAKULER, FANTASTIS, BOMBASTIS, CIAMIK!!!</p>
<p style="text-align: justify">Rejeki Mbah Surip bukan hanya dari situ saja. Lantaran lagunya ngetop, Simbah kebanjiran job manggung di televisi-televisi besar. Simbah pun sering diundang ngamen hingga keluar kota.</p>
<p style="text-align: justify">Saat tidak ada job ngamen, Mbah Surip yang mengaku tak punya rumah tetap di Jakarta ini masih nongkrong di tempat kumpul seniman di Ancol, Bulungan atau TIM seperti dulu. Moto hidupnya pun tetap sama <strong><em>“I LOVE YOU FULL!”</em></strong> Artinya, <em>“Saya mencintai semua-muanya, sepenuhnya”</em></p>
<p style="text-align: justify">Oke! Selamat Berkarya Mbah Surip, Hhaaa…Hhaaa…Hhaaa..!!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/blog/2009/07/23/tak-gendong-bermilyar-milyar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BI Tarik Uang Kertas Rp 1.000</title>
		<link>http://kosmik.web.id/blog/2009/07/23/bi-tarik-uang-kertas-rp-1000/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/blog/2009/07/23/bi-tarik-uang-kertas-rp-1000/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jul 2009 04:01:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sukasukaku</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[bank]]></category>
		<category><![CDATA[uang pecahan 2000 rupiah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=360</guid>
		<description><![CDATA[


JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Indonesia kembali menarik uang kertas. Gubernur Bank Indonesia Boediono, Rabu (29/4), menerbitkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/16/PBI/2009 tentang Perubahan PBI No 2/25/PBI/2000 mengenai Pengeluaran dan Pengedaran Uang Pecahan Rp 1.000 Tahun Emisi 2000.
Uang tersebut digantikan pecahan Rp 1.000 yang terbit 29 April 2009. Bentuk dan desain kedua pecahan Rp 1.000 itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<dl>
<dt><img title="uang 1000 rupiah" src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/05/01/1445558p.jpg" alt="uang 1000" width="298" height="225" /></dt>
</dl>
<p><strong>JAKARTA, KOMPAS.com </strong>— Bank Indonesia kembali menarik uang kertas. Gubernur Bank Indonesia Boediono, Rabu (29/4), menerbitkan Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/16/PBI/2009 tentang Perubahan PBI No 2/25/PBI/2000 mengenai Pengeluaran dan Pengedaran Uang Pecahan Rp 1.000 Tahun Emisi 2000.</p>
<p>Uang tersebut digantikan pecahan Rp 1.000 yang terbit 29 April 2009. Bentuk dan desain kedua pecahan Rp 1.000 itu sama. Yang berbeda hanyalah tanda tangan yang tertera. <span id="more-360"></span></p>
<div class="mceTemp">
<dl>
<dt></dt>
<dd>uang 1000</dd>
</dl>
</div>
<p>Di pecahan sebelumnya, tanda tangan yang tertera milik Deputi Gubernur Senior BI dan Deputi Gubernur BI. Sementara itu, di pecahan Rp 1.000 terbaru, Gubernur BI dan Deputi Gubernur BI yang menandatangani.</p>
<p>Perubahan lain adalah keterangan tahun pencetakan uang. Di pecahan tahun 2000, keterangan terletak di bagian muka uang kertas setelah tulisan Perum Percetakan Uang RI. Di pecahan emisi tahun ini, keterangan itu berada di atas tulisan Dewan Gubernur.</p>
<p>Namun, BI menegaskan, uang kertas pecahan Rp 1.000 tahun 2000 masih tetap berlaku. BI akan melakukan penarikan secara bertahap, tanpa menyebut waktu akhir berlakunya uang emisi 2000.</p>
<p>Akhir tahun lalu BI menarik uang kertas yang diteken oleh Gubernur BI yang lama, yaitu Burhanuddin Abdullah yang kini sudah pensiun dan menjalani hukuman sebagai terpidana korupsi dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI).</p>
<p>Empat uang kertas yang mulai ditarik sejak akhir tahun lalu adalah pecahan Rp 5.000, Rp 10.000,  Rp 20.000, Rp 50.000, dan pecahan Rp 100.000</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/blog/2009/07/23/bi-tarik-uang-kertas-rp-1000/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MLM Riba ? Anggap Angin Saja</title>
		<link>http://kosmik.web.id/blog/2009/06/13/mlm-riba-anggap-angin-saja/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/blog/2009/06/13/mlm-riba-anggap-angin-saja/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 09:41:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rizved</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baruga]]></category>
		<category><![CDATA[exist 08]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=352</guid>
		<description><![CDATA[MAKASSAR,KOSMIK — Bisnis Multi Level marketing(MLM)kini semakin marak khususnya di wilayah Makassar.Bisnis ini membuka peluang bagi siapa saja yang ingin mendapat keuntungan dengan membentuk jaringan yang seluas-luasnnya.Salah satu MLM yang menduduki posisi atas khususnya di wilayah Makassar adalah Duta Bisnis School (DBS)..Tim redaksi “EXCIST” menyempatkan diri berkunjung ke kantor DBS di Jl.A.Pettarani,Selasa (26/05) untuk sedikit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-medium wp-image-357" title="dsc00083" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/06/dsc00083-225x300.jpg" alt="dsc00083" width="225" height="300" />MAKASSAR,KOSMIK — Bisnis Multi Level marketing(MLM)kini semakin marak khususnya di wilayah Makassar.Bisnis ini membuka peluang bagi siapa saja yang ingin mendapat keuntungan dengan membentuk jaringan yang seluas-luasnnya.Salah satu MLM yang menduduki posisi atas khususnya di wilayah Makassar adalah Duta Bisnis School (DBS)..Tim redaksi “EXCIST” menyempatkan diri berkunjung ke kantor DBS di Jl.A.Pettarani,Selasa (26/05) untuk sedikit mengadakan tanya jawab seputar DBS dan bibnis MLM bersama salah satu pengelolah kantor DBS, Pak Egol.(nni &amp; riz)</p>
<p><strong>Jabatan bapak disini sebagai apa?</strong><br />
Sebenarnya tidak ada jabatan yang jelas disini,yang bisa saya katakan adalah saya disini sebagai salah satu dari pengelolah kantor DBS,kami digaji dari pusat.Disamping bertugas memperkenalkan DBS disini kami tentunya mendapat keuntungan seandainya mendapat member baru.</p>
<p><strong>Oww..lalu DBS ini sendiri asalnya dari mana dan sejak kapan ada di Makassar?</strong><br />
DBS ini berawal di Bandung dan sudah berdiri sekitar setahun lebih,tapi baru sekitar delapan bulan di Makassar.<br />
<strong>Dari namanya…Duta Business School,sepertinya ini diperuntuhkan unutk pelajar?</strong><br />
Oww…DBS sebenarnya hanya nama saja…bisnis MLM dibuka untuk umum.<br />
<strong>Terus yang menjadi member DBS ini sudah berapa banyak?</strong><br />
Oww…banyak sekali bahkan top member dari DBS ini sudah ada yang mendapat jutaan rupiah per minggu.<br />
<strong>Kira-kira kenapa banyak orang yang tertarik mengikuti bisnis MLM semacam DBS ini</strong>?<br />
Untuk mengikuti bibnis MLM,sebenarnya kemungkinan ruginya itu kecil dan intinya asalkan kita mau bekerja keras merekrut sebanyak-banyaknya anggota untuk bergabung.<br />
Kita tidak menjual Produk barang..,tapi sasaran bisnis kita adalah pulsa.Selain itu kita juga menawarkan asuransi kecelakaan dan tentu saja yang paling penting adalah mendapat keuntungan dari membangun jaringan.<br />
<strong>Kira-kira bagaimana DBS ini bisa begitu berkembang dengan cepat ?</strong><br />
Ya itu tadi…kami tidak menjual produk berupa barang tapi pulsa.Kalau dilihat dari kebutuhan masyarakat, tentunya pulsa jauh lebih menjanjikan apalagi melihat kenyataan bahwa saat ini handphone bukan lagi barang mewah.<br />
<strong>Apa ada bisnis MLM lain yang menawarkan bisnis pulsa selain DBS?</strong><br />
Lumayan banyak,untuk saat ini DBS mungkin memiliki jaringan terluas,tapi pada akhirnya pilihan akan jatuh pada yang memiliki system yang lebih menguntungkan.<br />
<strong>Maksudnya?</strong><br />
Ya DBS ini memang berkembang sangat cepat namun seiring munculnya MLM serupa maka mungkin orang akan berlomba-lomba untuk bisnis lain dengan system yang lebih menguntungkan serta mengejar posisi puncak dalam segitiga jaringan.Jadi tidak menutup kemungkinan dalam waktu yang tidak terlalu lama akan ada yang mampu mengungguli DBS.<br />
<strong>Oo yagh&#8230; yang terakhir…ada yang bilang bisnis semacam MLM ini riba,pendapat bapak soal ini bagaimana?</strong><br />
Wah,kalau soal riba itu urusan belakangan,lagian yang dosa itu kalo kita mengambil hak orang lain tapi dalam bisnis MLM kan semua dapat keuntungan asal mw kerja.Kalau ada yang bilang MLM riba anggap angin saja.<br />
Tapi kan walau kita tidak kerja kalau kita berada di puncak piramida kita tetap dapat untung,kan sama saja menikmati hasil keringat orang lain?<br />
Yaa..itulah tadi saya bilang yang penting bagaimana niat kita,lagian kita merekrut orang juga tidak bikin orang itu rugi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/blog/2009/06/13/mlm-riba-anggap-angin-saja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jenis Lay Out Iklan Cetak</title>
		<link>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/jenis-lay-out-iklan-cetak/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/jenis-lay-out-iklan-cetak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 20:29:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cokke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gradient]]></category>
		<category><![CDATA[KPP]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[periklanan]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=314</guid>
		<description><![CDATA[1. MONDRIAN LAY OUT
Mengacu pada konsep seorang pelukis Belanda bernama Piet Mondrian, yaitu: penyajian iklan yang mengacu pada bentuk-bentuk square/landscape/portait, dimana masing-masing bidangnya sejajar dengan bidang penyajian dan memuat gambar/copy yang saling berpadu sehingga membentuk suatu komposisi yang konseptual.
2. MULTI PANEL LAY OUT
Bentuk iklan dimana dalam satu bidang penyajian dibagi menjadi beberapa tema visual dalam [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. MONDRIAN LAY OUT</strong><br />
Mengacu pada konsep seorang pelukis Belanda bernama Piet Mondrian, yaitu: penyajian iklan yang mengacu pada bentuk-bentuk square/landscape/portait, dimana masing-masing bidangnya sejajar dengan bidang penyajian dan memuat gambar/copy yang saling berpadu sehingga membentuk suatu komposisi yang konseptual.</p>
<div id="attachment_315" class="wp-caption alignleft" style="width: 241px"><img class="size-medium wp-image-315" title="mondrian1" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/mondrian1-231x300.jpg" alt="mondrian1" width="231" height="300" /><p class="wp-caption-text">sampel mondrian layout 1</p></div>
<div id="attachment_316" class="wp-caption aligncenter" style="width: 241px"><img class="size-medium wp-image-316" title="mondrian2" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/mondrian2-231x300.jpg" alt="sampel mondrian layout 2" width="231" height="300" /><p class="wp-caption-text">sampel mondrian layout 2</p></div>
<p><strong>2. MULTI PANEL LAY OUT</strong><br />
Bentuk iklan dimana dalam satu bidang penyajian dibagi menjadi beberapa tema visual dalam bentuk yang sama (square/double square semuanya).</p>
<div id="attachment_319" class="wp-caption aligncenter" style="width: 244px"><img class="size-medium wp-image-319" title="multi-panel" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/multi-panel-234x300.jpg" alt="sampel multi panel layout" width="234" height="300" /><p class="wp-caption-text">sampel multi panel layout</p></div>
<p><strong>3. PICTURE WINDOW LAY OUT</strong><br />
Tata letak iklan dimana produk yang diiklankan ditampilkan secara close up. Bisa dalam bentuk produknya itu sendiri atau juga bisa menggunakan model (public figure)</p>
<div id="attachment_322" class="wp-caption aligncenter" style="width: 241px"><img class="size-medium wp-image-322" title="picture-window" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/picture-window-231x300.jpg" alt="sampel picture window layout" width="231" height="300" /><p class="wp-caption-text">sampel picture window layout</p></div>
<p><strong>4. COPY HEAVY LAY OUT</strong><br />
Tata letaknya mengutamakan pada bentuk copy writing (naskah iklan) atau dengan kata lain komposisi lay out nya didominasi oleh penyajian teks (copy)</p>
<div id="attachment_323" class="wp-caption aligncenter" style="width: 241px"><img class="size-medium wp-image-323" title="copy-heavy" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/copy-heavy-231x300.jpg" alt="sampel copy heavy layout" width="231" height="300" /><p class="wp-caption-text">sampel copy heavy layout</p></div>
<p><strong>5. FRAME LAY OUT</strong><br />
Suatu tampilan iklan dimana border/bingkai/frame nya membentuk suatu naratif (mempunyai cerita)</p>
<div id="attachment_324" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-324" title="frame" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/frame-300x115.jpg" alt="sampel frame lay out" width="300" height="115" /><p class="wp-caption-text">sampel frame lay out</p></div>
<p><strong>6. SHILHOUTTE LAY OUT</strong><br />
Sajian iklan yang berupa gambar ilustrasi atau tehnik fotografi dimana hanya ditonjolkan bayangannya saja. Penyajian bisa berupa Text-Rap/warna spot color yang berbentuk gambar ilustrasi atau pantulan sinar seadanya dengan tehnik fotografi.</p>
<div id="attachment_325" class="wp-caption aligncenter" style="width: 229px"><img class="size-medium wp-image-325" title="silhuete" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/silhuete-219x300.jpg" alt="sampel siluet lay out" width="219" height="300" /><p class="wp-caption-text">sampel siluet lay out</p></div>
<p><strong>7. TYPE SPECIMEN LAY OUT</strong><br />
Tata letak iklan yang hanya menekankan pada penampilan jenis huruf dengan point size yang besar. Pada umumnya hanya berupa Head Line saja.</p>
<div id="attachment_326" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-326" title="fortuna-type-specimen-1" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/fortuna-type-specimen-1-300x225.jpg" alt="sampel type specimen lay out" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">sampel type specimen lay out</p></div>
<p><strong>8. SIRCUS LAY OUT</strong><br />
Penyajian iklan yang tata letaknya tidak mengacu pada ketentuan baku. Komposisi gambar visualnya, bahkan kadang-kadang teks dan susunannya tidak beraturan.</p>
<div id="attachment_327" class="wp-caption aligncenter" style="width: 218px"><img class="size-medium wp-image-327" title="sircus" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/sircus-208x300.jpg" alt="sampel sircus layout" width="208" height="300" /><p class="wp-caption-text">sampel sircus layout</p></div>
<p><strong>9. JUMBLE LAY OUT</strong><br />
Penyajian iklan yang merupakan kebalikan dari sircus lay out, yaitu komposisi beberapa gambar dan teksnya disusun secara teratur.</p>
<div id="attachment_328" class="wp-caption aligncenter" style="width: 247px"><img class="size-medium wp-image-328" title="jumble" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/jumble-237x300.jpg" alt="sampel jumble lay out" width="237" height="300" /><p class="wp-caption-text">sampel jumble lay out</p></div>
<p><strong>10. GRID LAY OUT</strong><br />
Suatu tata letak iklan yang mengacu pada konsep grid, yaitu desain iklan tersebut seolah-olah bagian per bagian (gambar atau teks) berada di dalam skala grid.</p>
<div id="attachment_330" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-330" title="grid_cropped_779" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/grid_cropped_779-300x170.jpg" alt="sampel grid lay out" width="300" height="170" /><p class="wp-caption-text">sampel grid lay out</p></div>
<p><strong>11. BLEED LAY OUT</strong><br />
Sajian iklan dimana sekeliling bidang menggunakan frame (seolah-olah belum dipotong pinggirnya). Catatan: Bleed artinya belum dipotong menurut pas cruis (utuh) kalau Trim sudah dipotong.</p>
<div id="attachment_331" class="wp-caption aligncenter" style="width: 218px"><img class="size-medium wp-image-331" title="fullpage-colour-adbled" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/fullpage-colour-adbled-208x300.jpg" alt="sampel bleed lay out" width="208" height="300" /><p class="wp-caption-text">sampel bleed lay out</p></div>
<p><strong>12. VERTICAL PANEL LAY OUT</strong><br />
Tata letaknya menghadirkan garis pemisah secara vertical dan membagi lay out iklan tersebut.</p>
<div id="attachment_332" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-332" title="samsung_vertical" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/samsung_vertical-300x166.jpg" alt="sampel vertical lay out" width="300" height="166" /><p class="wp-caption-text">sampel vertical lay out</p></div>
<p><strong>13. ALPHABET INSPIRED LAY OUT</strong><br />
Tata letak iklan yang menekankan pada susunan huruf atau angka yang berurutan atau membentuk suatu kata dan diimprovisasikan sehingga menimbulkan kesan narasi (cerita).</p>
<div id="attachment_333" class="wp-caption aligncenter" style="width: 226px"><img class="size-medium wp-image-333" title="alfabet" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/alfabet-216x300.jpg" alt="sampel alfabet lay out" width="216" height="300" /><p class="wp-caption-text">sampel alfabet lay out</p></div>
<p><strong>14. ANGULAR LAY OUT</strong><br />
Penyajian iklan dengan susunan elemen visualnya membentuk sudut kemiringan, biasanya membentuk sudut antara 40-70 derajat.</p>
<div id="attachment_334" class="wp-caption aligncenter" style="width: 171px"><img class="size-medium wp-image-334" title="angular" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/angular-161x300.jpg" alt="sampel angular lay out" width="161" height="300" /><p class="wp-caption-text">sampel angular lay out</p></div>
<p><strong>15. INFORMAL BALANCE LAY OUT</strong><br />
Tata letak iklan yang tampilan elemen visualnya merupakan suatu perbandingan yang tidak seimbang.</p>
<div id="attachment_335" class="wp-caption aligncenter" style="width: 198px"><img class="size-medium wp-image-335" title="informal-balance" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/informal-balance-188x300.jpg" alt="sampel informal balance lay out" width="188" height="300" /><p class="wp-caption-text">sampel informal balance lay out</p></div>
<p><strong>16. BRACE LAY OUT</strong><br />
Unsur-unsur dalam tata letak iklan membentuk letter L (L-Shape). Posisi bentuk L nya bisa tebalik, dan dimuka bentuk L tersebut dibiarkan kosong.</p>
<div id="attachment_336" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-336" title="brace" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/brace-300x123.jpg" alt="sampel brace layout" width="300" height="123" /><p class="wp-caption-text">sampel brace layout</p></div>
<p><strong>17. TWO MORTISES LAY OUT</strong><br />
Penyajian bentuk iklan yang penggarapannya menghadirkan dua inset yang masing-masing memvisualkan secara diskriptif mengenai hasil penggunaan/detail dari produk yang ditawarkan.</p>
<div id="attachment_318" class="wp-caption aligncenter" style="width: 230px"><img class="size-full wp-image-318" title="tw-mortises" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/tw-mortises.jpg" alt="sampl two mortises lay out" width="220" height="285" /><p class="wp-caption-text">sampl two mortises lay out</p></div>
<p><strong>18. QUADRAN LAY OUT</strong><br />
Bentuk tampilan iklan yang gambarnya dibagi menjadi empat bagian dengan volume/isi yang berbeda. Misalnya kotak pertama 45%, kedua 5%, ketiga 12%, dan keempat 38%. (mempunyai perbedaan yang menyolok apabila dibagi empat sama besar).</p>
<div id="attachment_337" class="wp-caption aligncenter" style="width: 274px"><img class="size-medium wp-image-337" title="quadrant" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/quadrant-264x300.jpg" alt="sampel quadrant lay out" width="264" height="300" /><p class="wp-caption-text">sampel quadrant lay out</p></div>
<p><strong>19. COMIC STRIPS LAY OUT</strong><br />
Penyajian iklan yang dirancang secara kreatif sehingga merupakan bentuk media komik, lengkap dengan captions nya.</p>
<div id="attachment_320" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-320" title="comic" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/comic-300x228.jpg" alt="sampel comic strips" width="300" height="228" /><p class="wp-caption-text">sampel comic strips</p></div>
<p><strong>20. REBUS LAY OUT</strong><br />
Susunan lay out iklan yang menampilkan perpaduan gambar dan teks sehingga membentuk suatu cerita</p>
<div id="attachment_321" class="wp-caption aligncenter" style="width: 221px"><img class="size-medium wp-image-321" title="rebus" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/rebus-211x300.jpg" alt="sampel rebus lay out" width="211" height="300" /><p class="wp-caption-text">sampel rebus lay out</p></div>
<p>disadur dari :</p>
<p><a href="http://pengantarperiklanan.blogspot.com/2008/03/jenis-lay-out-iklan-cetak.html" target="_blank">http://pengantarperiklanan.blogspot.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/jenis-lay-out-iklan-cetak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengantar Periklanan</title>
		<link>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/pengantar-periklanan/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/pengantar-periklanan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 20:17:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cokke</dc:creator>
				<category><![CDATA[KPP]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[periklanan]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=311</guid>
		<description><![CDATA[Periklanan memegang peranan yang cukup penting dan merupakan bagian dari kehidupan industri modern, dan umumnya hanya bisa ditemukan di Negara-negara maju atau Negara-negara yang tengah berkembang. Kebutuhan akan adanya periklanan berkembang seiring dengan pertumbuhan penduduk dan kota-kota yang dipenuhi oleh banyak toko, restoran dan pusat-pusat perdagangan dan penyedia jasa. Selain itu perkembangan periklanan juga sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_312" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-312" title="advertising-creative" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/advertising-creative-300x241.jpg" alt="startupblog.wordpress.com" width="300" height="241" /><p class="wp-caption-text">startupblog.wordpress.com</p></div>
<p>Periklanan memegang peranan yang cukup penting dan merupakan bagian dari kehidupan industri modern, dan umumnya hanya bisa ditemukan di Negara-negara maju atau Negara-negara yang tengah berkembang. Kebutuhan akan adanya periklanan berkembang seiring dengan pertumbuhan penduduk dan kota-kota yang dipenuhi oleh banyak toko, restoran dan pusat-pusat perdagangan dan penyedia jasa. Selain itu perkembangan periklanan juga sangat dipengaruhi dengan perkembangan media baik cetak maupun media elektronik.</p>
<p><strong>Periklanan = Bisnis Ide</strong></p>
<p>Periklanan bukanlah bisnis menggambar atau bisnis komputer grafis, Periklanan adalah bisnis ide dan kreatifitas (Roman, Maas &amp; Nisenholtz, 2005) Menggambar hanyalah ekspresi citra yang kita tuangkan sebagai bentuk konsep ide di dalam pikiran namun akarnya tetap ide itu sendiri, menggambar lebih merupakan sarana untuk mencapai tujuan.<br />
Proses mengungkapkan ide dalam bentuk gambar penting dalam periklanan, namun gambar yang bagus dan indah bukan hal yang utama karena kita hanya dituntut untuk dapat menuangkan ide dalam bentuk citra gambar (Lwin &amp; Aitchison. 2005)</p>
<p>Jadi, mampu menggambar dengan baik bukan persyaratan di dunia periklanan. Memiliki naluri dan ide pemasaran yang memungkinkan untuk memadukan sebuah usulan penjualan dan nilai-nilai komersial sebuah gagasan jauh lebih penting.</p>
<p><strong>Periklanan &amp; Kebohongan</strong></p>
<p>Hanya satu tujuan biro iklan membuat iklan, yaitu menjual. Dalam membuat iklan tugas biro iklan adalah <strong><em>“to minimize the weakness and maximize the strength”</em></strong>. Bukan menipu atau membohongi konsumen.</p>
<p>Dalam teknik penyampaian pesan iklan ada yang disebut teknik dramatisasi,teknik ini berbeda dengan kebohongan. Perbedaanya dalam konteks ilmu periklanan adalah (Madjadikara, 2004) :</p>
<ul>
<li>Kebohongan : Memberikan informasi tentang sesuatu yang tidak benar dengan maksud menipu dan memperdaya sasaran</li>
<li>Dramatisasi : Memberikan informasi tentang sesuatu yang benar dengan cara melebih-lebihkan sifat dan keadaannya, dengan maksud untuk menarik perhatian sasaran.</li>
</ul>
<p>Teknik dramatisasi inilah yang kemudian membuat iklan sering mendapat kritikan (hiperrealitas), padahal dramatisasi inilah sebenarnya hal yang menarik dalam iklan. teknik inilah yang ditunggu dan jadi media penghibur sasaran. Para pemirsa menghendaki agar sebuah iklan itu juga sekaligus dapat menjadi media hiburan, dimana memang diperlukan khayalan visual yang didramatisasi.</p>
<p>Semua jenis media hiburanpun seperi film, sinetron dan drama selalu menggunakan teknik ini, dramatisasi memang harus ada. Tanpa dramatisasi baik iklan, film, sinetron dan drama akan menjadi terasa &#8220;kering&#8221; dan tidak menghibur.<br />
Selain itu iklan merupakan hasil riset yang mendalam terhadap konsumen, sehingga iklan hanyalah mencerminkan masyarakat bukan bermaksud membentuknya (Lwin &amp; Aitchison. 2005). Konsumen bukanlah mahluk yang tidak mempunyai pikiran dan tidak bebas meskipun ada iklan. Artinya konsumen mengetahui mana yang kebohongan mana yang informasi dalam kemasan dramatis.</p>
<p style="text-align: center">***</p>
<p><strong>Iklan dan Pemasaran</strong></p>
<p>Periklanan dan pemasaran adalah dua hal yang sangat sulit untuk dipisahkan, keduanya saling berkait antara satu dengan yang lain. Iklan tidak pernah lepas dari kegiatan pemasaran (widyatama, 2005) Iklan merupakan bagian dari bauran promosi, promosi sendiri merupakan salah satu elemen dari bauran pemasaran ( 4 P ). Namun yang harus diingat bahwa sebuah kampanye pemasaran tidak bisa “hanya” mengandalkan periklanan.</p>
<p>Dalam sebuah kolom di majalah Cakram yang ditulis Finala Abiyadi, disebutkan bahwa di antara fungsi empat &#8220;P&#8221;, product, price, packaging, dan promotion, yang masing-masing memegang seperempat bagian dalam sebuah industri, iklan memiliki seperempat bagian di wilayah promosi.</p>
<p>Dari seperempat bagian tersebut, iklan juga masih harus berbagi dengan kampanye lini bawah, kehumasan dan lainnya. Sehingga setelah ditotal oleh Finala, fungsi iklan hanyalah seperenambelas. Dapat dikatakan bahwa iklan hanya memiliki nilai seperenambelas dari sebuah kegiatan pemasaran. Maka artinya sukses atau tidaknya sebuah produk tidak bisa hanya di tentukan oleh periklanan.</p>
<p style="text-align: center">***</p>
<p style="text-align: left">Selengkapnya silahkan download E-book nya :  <a href="http://www.perfspot.com/docs/20892" target="_self">http://www.perfspot.com/docs/20892</a></p>
<p style="text-align: left"><a href="http://jackvisual.blogspot.com/" target="_blank">http://jackvisual.blogspot.com/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/pengantar-periklanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Efektivitas Penyampaian Pesan</title>
		<link>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/efektivitas-penyampaian-pesan/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/efektivitas-penyampaian-pesan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 19:47:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cokke</dc:creator>
				<category><![CDATA[KPP]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[periklanan]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=305</guid>
		<description><![CDATA[Efektivitas penyampaian pesan ditentukan beberapa hal, yakni strategi pesan ,pelaksanaan pesan, tone dan format pesan.
Strategi Pesan, meliputi langkah-langkah sebagai berikut :

Memutuskan pesan umum apa yang akan dikomunikasikan.
Mengidentifikasi manfat-manfaat bagi pelanggan yang dapat digunakan sebagai tarik pemasangan iklan.
Menciptakan konsep kreatif yang kuat. Ini mencakup tampilan iklan.
Menciptakan daya tarik khusus yang akan digunakan dalam kampanye pemasangan iklan. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-306" title="sale" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/sale-300x226.jpg" alt="sale" width="300" height="226" />Efektivitas penyampaian pesan ditentukan beberapa hal, yakni strategi pesan ,pelaksanaan pesan, tone dan format pesan.</p>
<p>Strategi Pesan, meliputi langkah-langkah sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Memutuskan pesan umum apa yang akan dikomunikasikan.</li>
<li>Mengidentifikasi manfat-manfaat bagi pelanggan yang dapat digunakan sebagai tarik pemasangan iklan.</li>
<li>Menciptakan konsep kreatif yang kuat. Ini mencakup tampilan iklan.</li>
<li>Menciptakan daya tarik khusus yang akan digunakan dalam kampanye pemasangan iklan. Daya tarik iklan harus memiliki tiga sifat yakni meaningful (berarti), believable (dapat dipercaya) dan distinctive (khas).</li>
</ol>
<p>Pelaksanaan Pesan, bisa dalam berbagai gaya di antaranya :</p>
<ol>
<li><strong>Potongan kehidupan ( <em>slice of life</em> )</strong>. Gaya ini menunjukkan satu atau lebih orang khas yang menggunakan produk dalam situasi normal.</li>
<li><strong>Gaya hidup ( <em>life style</em></strong><strong> )</strong>. Gaya ini menunjukkan kecocokan sebuah produk dengan gaya hidup tertentu.</li>
<li><strong>Fantasi</strong>. Gaya ini menciptakan fantasi di sekitar produk atau kegunaannya.</li>
<li><strong>Suasana hati atau citra (<em> mood or image</em> )</strong>. Gaya ini emnciptakan suasana hati atau citra di sekitar produk.</li>
<li><strong>Musikal ( <em>musical </em>)</strong>. Gaya ini menunjukkan satu lebih orang atau tokoh orang atau kartun yang menyanyikan lagu tentang produk tersebut.</li>
<li><strong>Simbol kepribadian (<em>personality symbol</em>)</strong>. Gaya ini menciptakan tokoh yang mewakili produk.</li>
<li><strong>Keahlian tehnis ( <em>technical espertise</em>)</strong>. Gaya ini menunjukkan keahlian perusahaan dalam menghasilkan produk.</li>
<li><strong>Bukti ilmiah (<em> scientific evidence</em> )</strong>. Gaya ini menampilkan hasil survei atau buku ilmiah tentang keunggulan produk.</li>
<li><strong>Bukti atau dukungan testimonial</strong>. Gaya ini menampilkan sumber yang sangat dapat dipercaya dan disukai yang mendukung produk tersebut.</li>
</ol>
<p><strong>Tone</strong> dalam iklan jelas diperlukan. Iklan yang dibuat harus menggunakan kata-kata yang mudah dan terutama menarik perhatian. Riset menunjukkan, konsumen cenderung mudah mengingat sebuah produk hanya karena tone iklannya yang menarik.</p>
<p><strong>Format</strong>, unsur yang juga berdampak besar pada kualitas penayangan iklan. Perubahan kecil pada format design iklan misalnya, bisa melahirkan dampak sangat besar. Beberapa hal yang harus dilihat alam penentuan format iklan adalah,</p>
<ol>
<li><strong>Ilustrasi ( illustration )</strong>, harus cukup kuat agar bisa menarik perhatian audience.</li>
<li><strong>Judul ( headline)</strong> harus secara eefektif menarik orang yang tepat bersedia membaca teksnya.</li>
<li><strong>Teks (copy)</strong>, bagian utama tulisan iklan, harus sederhana tetapi kuat dan meyakinkan.</li>
</ol>
<p>Di sadur dari :</p>
<p><a href="http://pengantarperiklanan.blogspot.com/2008/03/efektivitas-penyampaian-pesan.html" target="_blank">http://pengantarperiklanan.blogspot.com/</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/efektivitas-penyampaian-pesan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pertelevisian Indonesia</title>
		<link>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/pertelevisian-indonesia/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/pertelevisian-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 19:32:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cokke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Broadcasting]]></category>
		<category><![CDATA[komunikasi]]></category>
		<category><![CDATA[teori]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=300</guid>
		<description><![CDATA[Era Pertelevisian Pertama Indonesia
Ada empat tahapan perkembangan pertelevisian di Indonesia, di awali dengan munculnya stasiun TVRI, melalui deregulasi Departemen Penerangan republik Indonesia. Tepatnya tanggal 3 Mei 1971. Dalam era ini televisi dipahami sebagai siaran-siaran dalam bentuk suara dan gambar yang dapat ditangkap (dilihat dan didengarkan) oleh umum, baik dengan sistem pemancaran lewat gelombang-gelombang elektromagnetik maupun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Era Pertelevisian Pertama Indonesia</strong></p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-302" title="1168091_96511300" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/1168091_96511300-274x300.jpg" alt="1168091_96511300" width="274" height="300" />Ada empat tahapan perkembangan pertelevisian di Indonesia, di awali dengan munculnya stasiun TVRI, melalui deregulasi Departemen Penerangan republik Indonesia. Tepatnya tanggal 3 Mei 1971. Dalam era ini televisi dipahami sebagai siaran-siaran dalam bentuk suara dan gambar yang dapat ditangkap (dilihat dan didengarkan) oleh umum, baik dengan sistem pemancaran lewat gelombang-gelombang elektromagnetik maupun lewat kabel-kabel. (television cable). Wewenang untuk menyelenggarakan siaran televisi hanya ada pada pemerintah, dalam hal ini Deppen, c.q. Direktorat Televisi/Televisi Republik Indonesia.</p>
<p><strong>Era Pembaruan Tahap Dua</strong></p>
<p>Penyiaran pertelevisian di Indonesia menelorkan lima hal baru, yaitu siaran relai, antena parabola, sistem distribusi, dan closed circuit. Siaran televisi adalah siaran-siaran dalam bentuk gambar dan suara yang ditangkap langsung untuk dilihat dan didengar oleh umum. Baik melalui pemancaran gelombang radio dan atau kabel maupun serat optic. Sedangkan stasiun relay, stasiun yang meneruskan siaran televisi dari stasiun pemancar ke arah sasaran yang dituju. Antena parabola adalah perangkat telekomunikasi bukan milik TVRI atau penyelenggara telekomunikasi untuk umum yang digunakan hanya untuk menerima siaran televisi yang dipancarakan melalui satelit. Sistem distribusi adalah sistem untuk menyebarluaskan siaran televisi dengan menggunakan stasiun pemancar ulang dan atau kabel maupun serat optic. Sistem closed circuit adalah system penyiaran melalui kabel dan atau serat optik untuk khalayak terbatas dalam bangunan atau lingkungan tertentu, baik yang diterima dari acara televisi setempat dan atau melalui satelit maupun yang dihasilkan dengan pemutaran kembali rekaman video atau film.</p>
<p><strong>Era Pembaharuan Tahap Tiga</strong></p>
<p>Munculnya RCTI, Rajawali Citra Televisi Indonesia yang mulai bersiaran pada 22 Pebruari 1988 – 24 Juli 1990. RCTI sebagai pelaksana Siaran Saluran Terbatas (SST). Untuk cakupan wilayah Jakarta dan sekitarnya. Siaran Saluran Terbatas, harus menyertakan alat tambahan untuk dapat menyaksikan tayangan RCTI.</p>
<p><strong>Era Pembaharuan Tahap Empat</strong></p>
<p>Lahirnya SCTV, TPI, ANTV, dan Indosiar . tanggal 24 Juli 1990 muncul keputusan Menteri penerangan, yang isinya antara lain membuka kesempatan pihak swasta untuk melaksanakan siaran televisi di Indonesia. 1 Agustus 1990 di Surabaya lahirlah Surya Citra Televisi (SCTV). Mulai era ini penerima tayangan TV swasta tidak lagi membutuhkan decoder/boster pada antena penerima siaran televisi. SCTV yang bersiaran local pada 1990 – 1993 mencakup Surabaya dan sekitarnya, termasuk Denpasar &#8211; Bali, pada 30 Januari 1993 SCTV diperbolehkan siaran secara nasional, namun harus berkedudukan di Ibukota Jakarta.</p>
<p>Menyusul Televisi Pendidikan Indonesia – TPI, Berdasarkan perjanjian kerjasama antara TPI dan Yayasan TVRI. 30 Januari 1993 hadir ANTV. PT. Cakrawala Andalas Televisi berkedudukan di Jakarta. Sebelumnya ANTV adalah gabungan dari PT. Cakrawala Andalas Televisi Bandar Lampung dan PT. Cakrawala Bumi Sriwijaya Televisi Palembang.</p>
<p>Menyusul PT. Indosiar Visual Mandiri, pada 18 Juni 1992. Televisi di Indonesia pada masa itu didasari pertama, penyiaran televisi di Indonesia sebagai media komunikasi massa elektronik yang diyakini mempunyai kemampuan tinggi dalam menyebarluaskan informasi guna menunjang percepatan usaha pembangunan bangsa dan Negara. Kedua, sebaliknya tingkat keberhasilan pembangunan bangsa dan Negara dewasa ini telah mendorong pula pesatnya perkembangan penyiaran televisi. Ketiga, pesatnya perkembangan televisi ini harus dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan nusa bangsa, dan Negara dengan menghindarkan kemungkinan timbulnya dampak-dampak negative di bidang ideology, politik, ekonomi, sosial-budaya, pertahanan, dan bidang teknologi penyiaran televisi itu sendiri.</p>
<p>Setelah era Reformasi bergilir, pemerintahan Soeharto jatuh. Habibie naik takhta, era inilah banyaknya deregulasi di bidang pengelolaan informasi dan komunikasi. Dilanjutkan era pemerintahan Gusdur. Departemen penerangan dibubarkan. Berdirilah stasiun televisi swasta nasional yang berkedudukan di Jakarta. a.l Metro TV lahir pada Juli 2000 diresmikan oleh Presiden R.I ketika itu Abdurahman Wahid. Selanjutnya Trans TV, Lativi, Global TV, dan TV &#8211; Tujuh.</p>
<p><strong>Televisi Kabel/Berlangganan</strong></p>
<p>Astro TV, stasiun televisi berlangganan yang berpusat di Malaysia.<br />
Penyiaran melalui satelit. Pesawat penerima dilengkapi decoder penerima. Dengan system sewa dan pembayaran bulanan (berlangganan). Astro pun membuat program acara sendiri seperti berita, sport, dokumenter.<br />
Indovision sebelumnya telah hadir denga menghadirkan tontonan kelas dunia, a.l ESPN, CNN, HBO, dll. Kini jaringan Telkom pun mempunyai jaringan Telkom Vision.</p>
<p><strong>Televisi Lokal,</strong></p>
<p>Amanat undang-undang penyiaran Nomor 32 tahun 2002 pada Bagian Keempat tentang LemBaga Penyiaran Publik, Pasal 14 ayat (3) Di daerah provinsi, kabupaten, atau kota dapat didirikan Lembaga Penyiran Publik local. Di awalai di Jawa Pos TV (JTV) Surabaya Jawa Timur, Bali TV lalu Riau Tv, TV Manado. Yang terakhir gulung tikar. Namun perkembangan TV lokal di daerah semkin meningkat bak jamur di musim hujan. Di Banten Propinsi yang baru seumur jagung telah bersiaran, Cahaya TV Banten di Tangerang dan Banten TV di Serang. Menyusul Carita TV, Bayah TV dan Pandeglang Televisi.</p>
<p><strong>Televisi Komunitas</strong></p>
<p>Sedangkan untuk penyiaran komunitas. Dalam pasal 21 diatur bahwa, Lembaga Penyiaran Komunitas adalah lembaga penyiaran yang berbentuk badan hukum Indonesia, didirikan oleh komunitas tertentu, bersifat indefendent, dan tidak komersial, dengan daya pancar rendah, luas jangkauan wilayahnya terbatas, serta untuk melayani kepentingan komunitasnya.</p>
<p>Komunitas kampus ITB Bandung, bisa menikmati tayangan Ganeca TV dilingkungan kampusnya. Di Universtas Brawijaya Malang dengan santai bisa dinikmati berita dilingkungan kampus, yang diproduksi mahasiswa Broadcasting. Di PT. Freeport – Timika Papua, terdapat stasiun televisi yang berguna sebagai sarana komunikasi dilingkungan para pekerja tambang emas tersebut. Rencananay pada tahun 2007 ini I kampus UNTIRTA, Jurusan Jurnalistik FISIP UNTIRTA, akan Me- relaunching TV Kampus pertama di Banten, TV KOM-UNTIRTA.</p>
<p><em>Disarikan dari Buku Jurnalistik Televisi, Teori dan Prkatik, penuls Askurifai Baksin penerbit, Simbiosa Rekatama Media, 2006. Jurnaistik Mutakhir, Morisan Ghalian Indonesia 2004.</em></p>
<p>disadur seperlunya dari :</p>
<p><a href="http://dosenyoki.blogspot.com/2007/09/yoki-yusanto-s-sos.html" target="_blank">http://dosenyoki.blogspot.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/pertelevisian-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dari Citra Menuju Visi</title>
		<link>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/dari-citra-menuju-visi/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/dari-citra-menuju-visi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 May 2009 19:18:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cokke</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[guys 02]]></category>
		<category><![CDATA[opini]]></category>
		<category><![CDATA[politik]]></category>
		<category><![CDATA[rahmad m. arsyad]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=296</guid>
		<description><![CDATA[Ada hal yang menggembirakan dari proses politik dan demokrasi di Indonesia jelang pemilihan Presiden 2009. Sesuatu yang berbeda dari proses politik Orde Baru dimana patronase figur Soeharto begitu kuat, pertarungan gender antara Megawati dan Gusdur di awal reformasi atau politik dramatik yang menekankan politik pencitraaan ala SBY 2004 silam.
Terlepas sekedar retorika politik semata, setidaknya perdebatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_297" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-297" title="20090314124657" src="http://kosmik.kampusmerah.web.id/wp-content/uploads/2009/05/20090314124657-300x223.jpg" alt="grabbed from : DETIKNEWS.COM" width="300" height="223" /><p class="wp-caption-text">grabbed from : DETIKNEWS.COM</p></div>
<p>Ada hal yang menggembirakan dari proses politik dan demokrasi di Indonesia jelang pemilihan Presiden 2009. Sesuatu yang berbeda dari proses politik Orde Baru dimana patronase figur Soeharto begitu kuat, pertarungan gender antara Megawati dan Gusdur di awal reformasi atau politik dramatik yang menekankan politik pencitraaan ala SBY 2004 silam.</p>
<p>Terlepas sekedar retorika politik semata, setidaknya perdebatan beberapa pekan terakhir di berbagai media pasca Susilo Bambang Yudhoyono mengandeng Boediono yang diangap titipan agenda neoliberalisme oleh sebagian pihak, mengarah pada perdebatan seputar visi politik lebih dari pada retorika citra personal pasangan Capres.<br />
Pertarungan yang terjadi seputar ide kebijakan ekonomi, keberpihakan bangsa dalam percaturan dunia, serta semangat kemandirian dan kedaulatan ekonomi. Tentu saja ini menjadi sesuatu yang mendidik, sekaligus mencerahkan di tengah pangung politik yang biasanya hanya diisi pepesan kosong citra politik yang kebenarannya bisa dipertangungjawabkan secara akademik maupun faktual.</p>
<p>Walau tak bisa berharap banyak dengan kondisi yang terjadi di balik pertarungan visi yang dihadirkan oleh para kontestan Pilpres, tapi menjadi sesuatu yang menggembirkan ketika visi antarkontestan kemudian diperdebatkan menggeser model politik pencitraan yang penuh kamuflase simbolik.</p>
<p><strong>Neolib vs Ekonomi Kerakyatan</strong></p>
<p>Ada dua wacana yang mengemuka di arena politik pasca penetapan Boediono sebagai Cawapres Susilo Bambang Yudhoyono. Sejumlah kalangan mengugat Boediono sebagai pengusung ekonomi Neolibralisme sedangkan dua pasang kandidat lainya mengklaim dirinya sebagai pengusung ekonomi kerakyatan.</p>
<p>Dalam penjelasan sejumlah literartur, neolibralisme sebenarnya mengandung berbagai macam pendifinisian. Namun, dalam pengertian umum neolibralisme mengacu pada istilah ekonomi yang menekankan pada kekuatan pasar serta kebebasan penuh sektor ekonomi dari intervensi pemerintah. Pandangan ideologi neolib didasarkan pada kepercayaan ekonomi yang kuat untuk mempromosikan kebaikan umum yang diikuti oleh konsep pasar bebas dan kompetisi terbuka. Tokoh peletak dasar pemikirannya seperti Frederick Hayek yang menganjurkan pembatasan intervensi negara agar individu bebas berusaha mencapai kesejahteraan. Dengan keyakinan ini, para penganjur Neolib begitu percaya pada pandangan Adam Smith dan spirit kapitalisme tentang kebaikan pasar.</p>
<p>Sedangkan pada sisi yang berbeda, dua kontestan lainya begitu getol mengemukakan pandanganya tentang ekonomi kerakyatan. Sama seperti neoliberalisme yang multitafsir, pandangan ekonomi kerakyatan juga mengandung beragam pendifinisian. Salah satu pandangan yang mungkin mewakili ekonomi kerakyatan adalah yang dikemukakan Prof. Dr. Mubyarto dosen dari Fakultas Ekonomi UGM yang mendefinisikan ekonomi kerakyatan adalah sistem ekonomi yang terjabarkan dalam sila ke-4 Pancasila yaitu ; kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, yang artinya tidak lain adalah demokrasi ala Indonesia. Jadi ekonomi kerakyatan adalah (sistem) ekonomi yang demokratis. Pengertian demokrasi ekonomi atau (sistem) ekonomi yang demokratis termuat lengkap dalam penjelasan pasal 33 UUD 1945 yang berbunyi: Produksi dikerjakan oleh semua untuk semua dibawah pimpinan atau penilikan anggota-anggota masyarakat. Kemakmuran masyarakatlah yang diutamakan bukan kemakmuran orang-seorang. Sebab itu perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Bangun perusahaan yang sesuai dengan itu ialah koperasi. Perekonomian berdasar atas demokrasi ekonomi, kemakmuran bagi semua orang! Sebab itu cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hidup orang banyak harus dikuasai oleh negara. Kalau tidak, tampuk produksi jatuh ke tangan orang-orang yang berkuasa dan rakyat yang banyak ditindasinya. Hanya perusahaan yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak boleh ada di tangan orang-seorang. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalam bumi adalah pokok-pokok kemakmuran rakyat. Sebab itu harus dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.( jurnal ekoniomi rakyat ; 2009)</p>
<p>Berangkat dari dua medan wacana yang diusung oleh visi masing-masing Capres dapat ditarik dua pandangan besar sebagai latar belakang dan sudut pandang keberpihakan ideologi. Yakni pertarungan antara konsep ekonomi yang berlatar belakang asing melawan medan wacana yang diusung dari konsep ekonomi nasional.</p>
<p><strong>Dari Citra Menuju Visi</strong></p>
<p>Mekanisme pemilihan Presiden secara langsung telah menempatkan logika pencitraan menjadi panglima utama dalam mensukseskan seorang kandidat presiden. Bahkan terkadang penampakan citra menjadi lebih penting dibandingkan visi seorang calon Presiden. Kesuksesan SBY pada pemilihan Umum 2004 yang lalu merupakan bukti ampuhnya citra personal dibandingkan mesin partai politik. Demikian pula kemenangan sejumlah calon anggota legislatif pada pemilihan legislatif yang baru saja usai. Popularitas yang dibingkai dengan citra personal yang telah mengalami komodifikasi-komodifikasi simbolik teryata ampuh menghegemoni publik dalam menentukan pilihannya tanpa melihat apakah politisi tersebut memiliki visi politik, kemampuan manegerial, pengetahuan pemerintahan, apalagi kebepihakan yang jelas pada rakyat.</p>
<p>Dampak dari politik citra juga menyebabkan inkonsistensi publik dalam menentukan calon Presiden. Pilihan mereka sangat dipengaruhi publikasi citra tokoh oleh tim sukses Capres. Meskipun rakyat tidak merasakan hasil kepemimpinan mantan Presiden, publik tetap bisa memilihnya memimpin kembali.”Politik dijadikan sebagai pasar”. Karena itu, kepopuleran dan citra baik seorang calon pemimpin sangat tergantung dari proses ’pemasaran’-nya kepada publik. Pengemasan citra politik Capres dapat membuat publik abai dengan berbagai kegagalan maupun prestasi yang pernah diraih oleh kandidat yang ada. Kondisi ini menyebabkan rakyat menjadi tidak kritis dan cenderung pasif dalam melihat setiap realitas politik yang pernah terjadi.</p>
<p>Dengan kehadiran Boediono sebagai paket SBY dalam bursa calon wakil Presiden telah mengeser perdebatan seputar orentasi citra politik semata menuju visi politik. Hal ini tentu saja menjadi sebuah angin segar ditengah reproduksi simbolik yang cenderung bersifat personal selama ini. Kesadaran akan visi politik sebenarnya lebih penting dibandingkan reproduksi citra personal kandidat Capres dan Cawapres yang bisa saja menipu.</p>
<p><strong>Evaluasi Visi</strong></p>
<p>Agar perdebatan visi yang kini terjadi dalam pangung politik negeri ini tidak sekedar menjadi Neo Pepesan Kosong, perlu dilakukan evaluasi atas visi politik yang mereka dengungkan. Evalusi atas visi ekonomi-politik cenderung lebih mudah terukur dari pada sekedar penampakan citra politik yang penuh kamuflase. Untuk itu kelompok penekan yang berada di luar partisan politik mesti berani mendokumentasikan dalam wujud kontrak politik bagi setiap paket politik yang ada.</p>
<p>Dua pasang kandidat yang mengusung ekonomi kerakyatan sebagai visi ekonomi mereka mesti pula melakukan penjabaran teknis dan sterategi kebijakan ekonomi politik yang mereka usung agar tidak sekedar menjadi citra politik kosong dari kecenderungan politisi negeri ini yang senang mengunakan politik “seolah-olah”. Politisi yang seolah-olah dekat dengan rakyat, peduli kaum miskin, cerdas, memiliki nasionalisme, dan berbagai jargon politik lainya yang penuh retorika kosong lainya.</p>
<p>Semoga pertarungan visi yang kini terjadi diantara tiga paket calon presiden yang ada bukan hanya sekadar citra dan penampakan semu politik seolah-olah ekonomi kerakyatan ataupun seolah-olah mengerti Neolibralisme.</p>
<p><strong>- RAHMAD M. ARSYAD -</strong></p>
<p><a href="http://jiwa-pikiran.blogspot.com/2009/05/dari-citra-menuju-visi.html" target="_blank">http://jiwa-pikiran.blogspot.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/24/dari-citra-menuju-visi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Knight&#039;s Tale: King Of Europe 2</title>
		<link>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/21/knights-tale-king-of-europe-4/</link>
		<comments>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/21/knights-tale-king-of-europe-4/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 16:09:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>cokke</dc:creator>
				<category><![CDATA[COMGASTRA]]></category>
		<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[junaedi uko]]></category>
		<category><![CDATA[kisah]]></category>
		<category><![CDATA[sepakbola]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kosmik.kampusmerah.web.id/?p=291</guid>
		<description><![CDATA[Pantai Cherbourg di pesisir barat Prancis adalah sebuah hamparan yang memanjang sejauh kurang lebih 9 km dari belahan utara ke arah selatan. Garis pantainya cukup lebar. Mungkin sekitar 60 meter jika diukur saat air pasang berada pada titik maksimalnya. Sedangkan pada saat air surut, lebar pantainya bisa mencapai jarak sekitar 130 meter.
Pasir di pantai itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pantai Cherbourg di pesisir barat Prancis adalah sebuah hamparan yang memanjang sejauh kurang lebih 9 km dari belahan utara ke arah selatan. Garis pantainya cukup lebar. Mungkin sekitar 60 meter jika diukur saat air pasang berada pada titik maksimalnya. Sedangkan pada saat air surut, lebar pantainya bisa mencapai jarak sekitar 130 meter.</p>
<p>Pasir di pantai itu begitu halus. Layaknya pasir pilihan yang telah melewati proses pengayaan terlebih dahulu. Warnanya pun putih jernih dan nyaris tak bernoda. Berpadu dengan warna laut biru disekitarnya, menjadikan pantai ini sungguh indah dan eksotik. Beberapa bukit kecil yang berbaris rapih dengan tingkat ketinggiannya yang tidak seragam menjadi pembatas alamiah antara pantai tersebut dengan dataran hijau yang akan ditemui setelahnya. Mungkin hanya burung-burung yang beruntung bisa menikmati lukisan Tuhan yang luar biasa ini dari angkasa sana. Sebuah dataran hijau dan lautan biru diantarai oleh garis berwarna putih dari pantai yang memanjang. Menakjubkan. . . . . . . ..</p>
<p>Tapi hari itu, ada pemandangan berbeda di Pantai Cherbourg. Saat pantainya tak lagi putih dan lautnya tak lagi biru. Sebuah warna yang tak biasa mendadak hadir menggantikannya. Warna merah, tiba-tiba menjadi dominan disatu bagian di pantai yang terbiasa dengan ketenangan itu. Birunya laut dan putihnya pasir pantai seakan tenggelam dalam ramainya warna merah yang hadir seragam. Dan merah itu, tak sepenuhnya diam. Itu adalah merah yang bergerak dan yang beraktifitas. Merah itu adalah warna pakaian kebesaran dari ribuan prajurit kastil Old Trafford yang saat itu tengah berlabuh di pantai Cherbourg ini, untuk membangun sebuah pijakan awal di benua Eropa.</p>
<p>Para prajurit dan ksatria ini berasal dari dataran Inggris Raya. Mereka datang lagi ke benua Eropa untuk kesekian kalinya sebagaimana saat ini, sebagai bangsa penakluk. Ada ancaman dan ada tantangan yang harus mereka tuntaskan. Bangsa Catalan dari Spanyol dianggap telah berlaku lancang dengan mencoba menancapkan dominasi mereka di Eropa. Kelancangan itu bahkan berlanjut hingga ke dataran Inggris saat mereka membumi hanguskan kastil Stamford Bridge dan mengirimkan pesan tantangan ke Kastil Old Trafford, sang pemegang tahta di Tanah Britania dan seluruh Eropa. Tantangan itu disambut tanpa keraguan. Dan ratusan kapal yang memuat Ksatria dan ribuan prajurit Old Trafford pun bergerak dalam satu armada tempur raksasa dari tanah Inggris ke daratan Eropa, untuk memenuhi tantangan bangsa Catalan itu.</p>
<p>Armada ini baru tiba kemarin sore di pantai barat Cherbourg. Setelah melewatkan malam untuk beristirahat, aktifitas raksasa pun terhampar pada pagi harinya. Operasi pendaratan ribuan prajurit dan penurunan ratusan ton logistik keperluan perang. Sungguh, bukan perkara mudah untuk mengorganisir kegiatan ini. Sebuah pendaratan yang melibatkan begitu banyaknya orang dan barang, di tengah minimnya lokasi pendaratan yang layak.</p>
<p>Di pantai Cherbourg itu sendiri sudah berdiri ribuan tenda peristirahatan sederhana. Tenda-tenda ini didirikan oleh ratusan pasukan perintis yang pertama kali mendarat di pantai. Aktifitas pendirian sudah dimulai sejak kemarin sore dan berlanjut hingga malam bahkan dinihari. Tepat saat matahari bersinar pagi harinya, ribuan tenda berwarna merah ini sudah terpancang di kawasan pantai dalam wilayah seluas kurang lebih 3,5 km persegi.</p>
<p>Ukuran tenda-tenda yang didirikan itu tidaklah sama. Tapi yang terbesar diantaranya terpancang tepat ditengah-tengah. Daerah sekeliling tenda besar itu juga relatif lebih berjarak dari tenda-tenda kecil lain yang mengintarinya. Di beberapa titik terlihat pasukan pengawal yang berdiri diam dan kaku. Mungkin inilah definisi lain dari kata siaga. Jumlahnya mereka, para penjaga itu, cukup banyak. Sekitar 30 sampai 40 orang yang berbadan tegap. Tenda itu sendiri didirikan menghadap ke arah lautan, tanpa pintu. Penutupnya hanya berupa kain panjang yang halusnya bukan main. Mungkin saja terbuat dari sutera. Pintu yang sangat mudah untuk disibak. Ada sebuah karpet merah sepanjang 10 meter yang menjulur dari dalam tenda itu ke arah luar. Jelaslah bahwa itu bukan tenda prajurit kebanyakan.</p>
<p>Dan memang, dari tenda itulah seluruh organisasi dari pendaratan ini diatur. Bahkan keseluruhan perang yang akan mereka jalani nantinya, dipikirkan ditenda ini. Di dalamnya, sang panglima perang sekaligus pemimpin tertinggi kastil Old Trafford, Sir Alex Ferguson bersama beberapa Ksatria-ksatria nya akan beristirahat.</p>
<p>Tapi saat itu, beberapa diantara ksatria itu tidak sedang berada di dalamnya. Mereka berada diluar, tengah mengamati proses pendaratan pasukan dan logistik dari sebuah menara kayu yang baru saja didirikan tadi malam. Menara itu bertinggi sekitar 10 meter. Keseluruhan tiang penyangganya berasal dari kayu. Tapi bukan kayu yang didapat dari daerah situ. Karena tidak ada kau sejenis itu di wilayah Cherbourg. Kayu itu memang sengaja dibawa dari daratan Inggris</p>
<p>Menara-menara semacam itu didirkan dalam jumlah yang cukup banyak. Ada yang terletak di tengah-tengah lautan tenda dan prajurit di pantai itu. Dan lainnya tersebar di garis terluar lokasi pendaratan. Fungsinya sudah jelas, sebagai menara pengintai dan pengawas. Beberapa diantaranya berdiri tepat diatas bukit yang membatasi antara dataran hijau dan kawasan pantai di semenanjung Cherbourg itu.</p>
<p>Untuk naik ke atas menara itu, harus melalui seutas tali serabut yang telah dibentuk dan dianyam sedemikian rupa menjadi semacam anak tangga.</p>
<p>Menara dimana tiga orang Ksatria Merah nan Agung tengah memantau itu, berlokasi tepat di tengah-tengah. Sekitar 40 meter dari tenda besar tempat mereka beristirahat. Dan diatas menara itu tidak hanya mereka saja. Ada juga seorang perwira logistik yang sedari tadi tak putus-putusnya memantau kegiatan pendaratan melalui teropong miliknya. Perwira itu bertubuh agak gempal. Usianya mungkin sudah separuh baya. Beberapa uban tampak menyala diatas kepalanya. Dari tampilan fisiknya, dia memang bukan tipe perwira lapangan yang turun bertarung. Namun dia lebih banyak berkutat pada urusan logistik dan manajemen kebutuhan para pasukan tempur. Seperti kali ini, dia terlihat sibuk mengatur operasi pendaratan pasukan dan penurunan logistik.</p>
<p>&#8220;Berapa lama lagi yang kita butuhkan menyelesaikan ini . .?&#8221; Tanya Fletcher, salah seorang anggota Ksatria Merah Old Trafford pada si Perwira tadi. Mata kedua orang yang baru membuka komunikasi itu memang tidak saling melihat, tapi terarah ke depan dimana aktifitas pendaratan raksasa tengah berlangsung.</p>
<p>Perwira yang ditanyai itu diam sejenak. Memincingkan matanya, seolah tengah memikirkan sesuatu dengan kerasnya dan mengkira-kira . . . . .. .</p>
<blockquote><p>&#8221; . . . . Hmmm, dengan kondisi pendaratan seperti sekarang ini, setidaknya kita perlu 3 hari&#8221;. Jawab perwira itu kemudian.</p></blockquote>
<p>Fletcher hanya mengangguk ringan mendengar jawaban itu. Matanya masih terus menatap aktifitas lautan merah manusia dipantai.</p>
<p>&#8221; Kenapa harus se-lama itu . . ?&#8221;. Cristiano, seorang Ksatria lain yang sedari tadi berdiri dibelakang mereka, tiba-tiba menyeruak ke depan. Matanya menatap beku ke arah perwira logistik itu. Dahinya berkerut, seakan tak senang mendengar jawaban itu.</p>
<p>Yang ditanya, sekilas nampak keget. Namun dia tak lantas berbalik ke sosok yang sedang bertanya. Dia tak berani melihat ataupun beradu tatap dengan ksatria yang tengah memandanginya dengan mata tajam. Dia tahu ada terselip ketidaksenangan di mata anak muda itu. Dia kenal siapa ksatria itu, Cristiano. Nama yang sudah berkibar sebagai petarung tangguh. Dia nyaris memenangkan semua pertempuran yang diikutinya. Sayang, dia juga menyimpan sikap tempramen yang mudah meledak-ledak jika ambisi dan keinginannya tidak terpenuhi. Dia begitu mudah tersulut amarah. Semua orang tahu itu. Dan mereka memahaminya. Mungkin karena pengaruh usianya yang masih muda. Untunglah, sang perwira itu perlahan mulai bisa menguasai diri.</p>
<p>&#8220;lihat saja di sebelah sana . . .!!!!&#8221;. Perwira penanggung jawab itu menunjuk ke arah kiri mereka. Semua mata yang ada diatas menara pemantau itupun patuh memandang ke arah itu. Sebuah pelabuhan tua nampak tengah teronggok lusuh, dan kapal berukuran besar tengah bersandar di salah satu sisinya. Beberapa prajurit tengah menurunkan barang-barang dari atas kapal tersebut. Mereka terlihat hati-hati sekali. Berjalan dan bergerak pelan dan penuh perhitungan. Tidak segesit biasanya, sebagaimana yang pernah mereka lihat.</p>
<blockquote><p>&#8221; pelabuhan itu ternyata tidak sekokoh yang kita perhitungkan. Kayu-kayunya……..sebagian besar sudah rapuh. . . . . . . Semalam, sewaktu melakukan inspeksi, dua prajurit kita terperosok dan jatuh ke laut karena salah berpijak. Sangat beresiko jika kita melakukan pembongkaran barang besar-besaran disana. Bisa-bisa pelabuhan itu ambruk seketika&#8221;. Jawab si perwira tersebut. Kali ini dia sudah berani menatap balik ke wajah Cristiano.</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8221; Tapi . . . satu garnisun pasukan sudah kuperintahkan untuk membuat pelabuhan tambahan di sebelah utara sana&#8221;. Lanjutnya semabari memalingkan pandangannya ke arah yang lain, dimana nun jauh disana, beberapa prajurit terlihat tengah mengukur-ukur sesuatu di tepi pantai.</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8221; Pelabuhan baru itu, mungkin akan selesai tengah malam nanti. Dan besok baru bisa kita gunakan . . . . &#8220;. lanjut perwira tadi sambil menarik nafas panjang.</p>
<p>&#8220;Coba pikirkan cara lain. Bagaimana kalau . . . . . hmmm . . gunakan perahu-perahu itu untuk membantu menurukan logistik perang kita dari kapal-kapal pengangkut ke daratan &#8220;. Seloroh Cristiano kepada perwira itu.</p></blockquote>
<p>Matanya sempat singgah sebentar ke wajah Fletcher dan Ryan Giggs, sang komandan Legiun senior. Seolah ingin meminta dukungan dan persetujuan kedua orang itu atas saran yang barusan diajukannya. Tapi percuma, dia tidak mendapatkannya. Fletcer justru mengacuhkannya, sembari terus memandang lepas ke depan. Sementara Ryan, hanya tersenyum kecil sambil menunduk dan mengeleng-geleng kepalanya. Sedari tadi dia terlihat hanya sibuk membersihkan kukunya menggunakan sebuah pisau kecil dengan bersandar di salah satu sisi menara itu.</p>
<blockquote><p>&#8221; Tidak bisa . . resikonya sangat besar.&#8221; Jawab sang perwira sembari berbalik menuju ke sebuah meja kecil dibelakangnya. Dia lalu mengeluarkan peta kecil yang tergulung di pinggangnya dan membukanya diatas meja itu.</p>
<p>Kenapa ?. . resiko apa maksudmu . .?&#8221; Cecar Cristiano sambil terus menatap tajam ke arah perwira itu. Dia terlihat begitu geram.</p>
<p>&#8221; Barang-barang yang akan dibongkar nantinya . . . sebagian besar berupa drum-drum yang berisi bubuk mesiu. Sangat beresiko kalau harus diangkut dengan perahu-perahu kecil yang mudah goyah itu. . . . sedikit saja terkena air laut, mesiu-mesiu itu akan segera menjadi sampah . . . . . . . tak ada gunanya lagi.&#8221; Jawab si perwira.</p>
<p>&#8220;Lagi pula . . . . . ratusan perahu kecil itu saat ini dikosentrasikan penuh untuk menurunkan para prajurit ke daratan, karena . . . kapal pengangkut mereka harus segera kembali ke Southamton untuk menjemput armada ke-II yang akan segera menyusul kemari jika kondisi di tanah Inggris sudah memungkinkan &#8220;. Sambungnya.</p></blockquote>
<p>Dia kemudian menyibukkan diri dengan peta kecil yang sudah terhampar di depannya. Peta itu berupa formasi kapal-kapalnya secara keseluruhan dan titik-titik dimana kapal-kapal barangnya membuang jangkar. Sangat penting memang Peta semacam itu, untuk mengetahui dimana posisi kapal logistik ditengah ratusan kapal yang tengah terhampar di lautan.</p>
<p>Jawaban panjang dari si perwira itu cukup untuk menghentikan pertanyaan dari Cristiano. Namun dia masih terlihat gusar. Waktu pendaratan yang memakan waktu sampai 3 hari terasa lama sekali bagi dia. Seharusnya mereka sudah berada pada tahap persiapan pemberangkatan dalam 3 hari ke depan. Memulai sebuah perjalanan darat menuju Roma untuk menumpas ambisi bangsa Catalan disana. Sesuatu yang dia sudah tunggu-tunggu . . .</p>
<blockquote><p>&#8221; . . . dari awal saya belum paham, kenapa kita harus mendarat di pantai yang terpencil ini, dengan pelabuhannya yang sudah lapuk. Apa karena pemandanganya ? ……. Kita kan bukan datang untuk santai disini . . . !!!!!&#8221;. Cristiano memulai lagi celotehnya.</p>
<p>&#8221; Kenapa bukan di Calais, atau Le Havre atau di Brest sekalian . . . .?&#8221; saya tahu tempat-tempat itu. Mereka punya pelabuhan besar dan kokoh. Dan disana, kita pun tak perlu susah dan berlama-lama seperti saat ini.&#8221; lanjut Cristiano mengomel. Suaranya mulai meninggi. Tapi tidak jelas, siapa yang dia omeli.</p></blockquote>
<p>Ketiga orang yang bersamanya diatas menara itu seakan tak peduli. Mereka sibuk dengan dirinya masing-masing.</p>
<p>Tapi beberapa detik kemudian Ryan Giggs bangkit dari tempatnya bersandar dan berdiri tepat disamping Ksatria muda yang tengah kesal itu.</p>
<blockquote><p>&#8221; . . Sir Alex tentu saja paham semua keputusan yang diambilnya. Termasuk dengan pendaratan di Cherbourg ini. Jangan sekali-kali kau ragukan itu.&#8221; Ucap Ryan.</p>
<p>&#8221; Iya . . tapi kenapa harus disini . .?&#8221; Tanya Cristiano yang memang belum paham.</p>
<p>&#8221; . . . . . Bangsa Catalan . . . . . mereka penyebabnya. . . . . selama ini kita disibukkan dengan perlawanan orang-orang Liverpool di Tanah Inggris. Selama itu pula, bangsa catalan memanfaatkan kondisi itu untuk menaklukkan banyak kerajaan di tanah Prancis ini. Tidak hanya menaklukkan, . . . mereka juga menghasut kerajaan-kerajaan itu untuk memusuhi kita. . . . dan nampaknya, mereka berhasil.&#8221; Tutur Ryan Giggs.</p></blockquote>
<p>Cristiano hanya terdiam mendengarnya. Giggs pun melanjukan ceritanya. . . . .</p>
<blockquote><p>&#8221; . .dari informasi yang kita terima. Kerajaan Lyon dan Monaco sudah dibawah kendali bangsa Catalan. Begitu juga kerajaan Bastia. Mereka ini, sewaktu-waktu bisa menyerang kita. Dan jika mereka melakukan itu, persiapan kita ke Roma bisa berantakan . . . Di sini, di Cherbourg, adalah satu-satunya tempat yang jauh dari jangkauan ketiga kerajaan itu. . . . Lagipula, tempatnya juga cukup terpencil. Kedatangan kita tidak akan di ketahui oleh mereka. Kalaupun mereka nantinya tahu, . . .. pasti butuh waktu lama untuk itu. &#8220;</p></blockquote>
<p>Perlahan Cristian mengangguk pelan, tapi belum memberi respon apa-apa.</p>
<blockquote><p>&#8221; . . . . bayangkan kalau Sir Alex memutuskan untuk mendarat di pelabuhan-pelabuhan yang kau sebutkan tadi .. .! Resikonya besar. Mereka dengan mudah bisa mengetahui kedatangan kita, dan menyerang kita. . . . . . . . . Tapi disini, kita relatif aman &#8220;.</p></blockquote>
<p>Ryan Giggs masih menatap pada Cristiano. Keduanya lalu membisu. Cristiano sendiri tak mampu membalas tatapan itu. Respeknya pada sang Komandan legiun selalu memukul telak keangkuhannya. Terlebih, ada sedikit penyesalan menyeruak dari dalam lubuk hati. Yang marah-marah tanpa mengetahui alasan jelasnya.</p>
<p>Beberapa saat berselang, tali tangga disamping menara yang menjulur ke bawah itu bergerak. Seseorang nampaknya tengah naik ke menara itu.</p>
<p>Ya, benar saja . . . Seorang perwira menengah dengan jubah kebesarannya. Sesaat setelah berada di atas menara itu dia memberi hormat sembari melepas topi perang kebesarannya.</p>
<p>Ryan Giggs mengangguk, memberi kode bahwa dia sudah menerima penghormatan itu . . . . . .</p>
<blockquote><p>&#8220;Ada apa . .?&#8221; Tanya Giggs</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8221; Sir Alex meminta semua Ksatria untuk berkumpul di tenda. Ada berita penting yang ingin disampaikan . .&#8221; Jawab Perwira yang baru datang itu.</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8220;tentang apa . . ?&#8221; Tanya Fletcher yang sedari tadi diam.</p></blockquote>
<blockquote><p>&#8221; Maaf . . Tuanku, saya tidak begitu paham. Yang pasti, tadi ada sepucuk surat dari Manchester, rumah kita. Surat itu di bawa oleh seekor merpati pos. Tentang isinya, . . . .. . saya tidak tahu. Tapi sekilas saya mendengar, Sir Alex mengucapkan kata . . Liverpool. Entah . . apa maksudnya. Tapi kemungkinan besar isinya tentang itu . . . . orang-orang Liverpool &#8220;.</p></blockquote>
<p>Mendengar penuturan itu, ketiga Ksatria old Trafford langsung tersontak. Mereka bertatapan satu sama lain. Wajah mereka langsung berubah serius, walau dipenuhi banyak tanda Tanya. Mereka secara serempak bergegas merapihkan jubah kebesaran mereka, menuju ke Tenda dimana Sir Alex tengah menunggu.</p>
<blockquote><p>Cristiano sendiri secara khusus sempat menepuk pundak perwira yang sempat membuatnya geram itu sambil tersenyum. . . &#8220;Selamat bertugas sobat . . &#8220;. Ucapnya lirih.</p></blockquote>
<p>Perwira gempal itu hanya mengagguk pelan sambil membalas tersenyum. Mereka bertiga pun berpamitan padanya, dan kemudian turun berurutan melalui tangga tali itu. Berjalan di atas pasir putih, menuju ke Tenda sang panglima</p>
<p>Di depan, Ryan Giggs masih diliputi ribuan keingin tahuan akan apa yang sebenarnya terjadi di Manchester, di kastil Old Trafford nun jauh di seberang sana yang beberapa hari lalu mereka tinggalkan. Dahinya mengernyit. Pikirannya melayang, sehingga tidak peduli lagi pada puluhan pasukan yang membungkuk hormat di sepanjang perjalanan yang dilaluinya. Dia acuh saja sambil sesekali berguman lirih . . . .</p>
<blockquote><p>&#8221; . . . . . orang-orang Liverpool itu .. . . . apalagi yang mereka lakukan kali ini . . .&#8221;</p></blockquote>
<p>Be . . . continued . . .</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kosmik.web.id/blog/2009/05/21/knights-tale-king-of-europe-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
