Skenario Film Pendek

May 16, 2009 No Comments by

Film pendek dan film2 lain, baiknya kita mulai dengan ide yang kita terjemahkan menjadi sebuah premis. Premis film adalah cerita dasar dari sebuah film. Premis bertujuan untuk memperjelas film apa yang kamu buat. Premis yang bagus akan menarik orang untuk menonton film yang kita buat. Jika kita peras lagi, sebetulnya premis cerita memiliki unsur yang sederhana saja: siapa,  ingin apa, dan terhambat oleh apa?

Plot
Skenario film pendek dengan durasi maksimal  tiga puluh menit tidak punya waktu untuk memberikan cerita dan sejarah karakter, memperkenalkan banyak tokoh, membuat plot yang rumit, atau bertele-tele pada bagian akhir. Skenario film pendek seharusnya punya sedikit tokoh, plot-plot yang sederhana dan langsung pada tujuan, dan tidak bertele-tele.

Menurut Gotot Prakosa, sineas IKJ yang juga juri internasional film pendek, setidaknya ada tiga gaya skenario film independen yang betul-betul sangat berbeda dengan film mainstream. Ketiganya adalah gaya surprise, circles, dan linier.

Gaya surprise bisa anda coba dengan membuat sebuah skenario film independen. Misalnya, film yang mengetengahkan seseorang yang berlari kencang menuju hutan. Sesampai di hutan, dia lantas minum air di kendi yang sudah disediakan di hutan (film peserta Pasar Seni ITB 2000). Gaya circles mempunyai makna berputar-putar. Bisa jadi tampilan scene per scenenya bolak-balik. Adapun gaya linier yang temanya sangat biasa dan datar, seolah-olah tidak ingin melibatkan psikis penontonnya dan membiarkan alur film mengalir lurus ibarat air mengalir di sungai.

Karakter
Jika anda bertemu orang di mal, bilang ‘hai’ dan kemudian pergi, anda tentu tidak akan tahu banyak tentang dia. Bisa jadi dia bekas seorang pembunuh, atau jutawan, atau keduanya.  Hal yang sama bisa terjadi pada skenario film pendek, jadi untuk membuat karakter sebaiknya lebih fokus dan jelas.  Ada beberapa cara untuk melakukan hal itu;

  • Pertama, buat penonton beradaptasi dengan cepat terhadap karakter. Seorang jagoan sudah tentu harus disukai, dan penjahat dibenci. Contoh, hal pertama yang akan dilakukan tokoh jahat mungkin marah atau memperlakukan sesuatu dengan buruk. Dengan adanya karakter seperti itu, penonton langsung paham dengan situasi yang disuguhkan. Mereka kemungkinan akan merasa kasihan pada  tokoh yang baik karena usahanya dalam menghadapi bahaya, atau mungkin penonton akan langsung kesal terhadap tokoh jahat.
  • Kedua, Karakter yang ada pada skenario film pendek sebaiknya punya satu atau paling banyak dua sifat karakter yang kuat.  Bisa jadi karakter yang dibuat itu pintar tapi tidak berpengalaman.  Sangat menerima;  sangat manja ; sangat malas;  sangat tidak jujur.  Apapun, tapi munculkan karakter yang kuat itu dengan cara-cara unik. Contohnya, daripada menunjukkan kepintaran seorang karakter dengan memberitahukan semua orang bahwa ia bisa menjawab pertanyaan yang sulit, mungkin lebih baik biarkan ia menjawabnya nanti di akhir.
  • Ketiga, Apapun motivasi yang dimiliki oleh sang karakter, motivasi itu harus selalu menjadi pikiran utamanya, dari halaman satu hingga halaman terakhir terlihat. Contoh, jika Ayu menghilangkan cincin mahal milik ibunya dan ingin menemukannya sebelum orang tuanya pulang dari liburan, maka ia tidak akan beralih pikiran pada ajakan kencan, nonton televisi seharian, atau hal lain.
  • Keempat, Tokoh-tokoh yang anda buat sudah seharusnya dikelilingi oleh simbol dari karakter yang mereka miliki. Misalnya, Eksekutif ternama dan super sibuk akan berdandan dengan jas mahal, sepatu pantovel mengkilap, dasi mahal, dan membawa koper kulit dan handphone mutakhir.

Pertanyaan2  yg bisa membantu dalam menulis skenario film pendek:

1.    Siapakah tokoh utamanya?
2.    Apa yang diinginkan/didambakan tokoh utama ? (apa masalah utama yang dihadapi tokoh utama)
3.    Siapa/apa yang menghalangi tokoh utama untuk mendapatkan yang diinginkan? (Siapa/apa yang terlihat antagonis)
4.    Bagaimana pada akhirnya tokoh utama berhasil mencapai apa yang dicita-citakan dengan cara yang luar biasa, menarik dan unik?
5.    Apa yang ingin anda sampaikan dengan mengakhiri cerita seperti ini? (Tema cerita, unsur-unsur keselarasan/kesinambungan dan pemanis film)

Daftar pustaka

http://idecerita.blogspot.com

Set, Sony dan Sita Sidharta. 2003, Menjadi Penulis Skenario Profesional, Jakarta: Grasindo
Baksin, Askurifai. 2003, Membuat film indie itu gampang, Bandung: katarsis

KIFO, Kine

About the author

Member of Communication Cyber Club personal site : http://syahrul.web.id latest post : blogilicious fun makassar
No Responses to “Skenario Film Pendek”

Leave a Reply